Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Des 2017 15:44 WIB

Baru 26 dari 245 Proyek Strategis yang Rampung, Ini Penjelasan Pemerintah

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi
Jakarta - Sebanyak 26 Proyek Strategis Nasional (PSN) selesai dibangun dan telah dioperasikan sejak 2016. Angka tersebut dengan rincian, 20 proyek diselesaikan di 2016 dan 6 proyek selesai hingga 19 Desember 2017.

Adapun 6 proyek yang telah selesai di 2017 adalah Jalan Akses Tanjung Priok, PLBN Nanga Badau, PLBN Aruk, PLBN Wini, Jalan Tol Soreang - Pasirkoja, dan Jalan Tol Surabaya - Mojokerto dengan nilai proyek keseluruhan mencapai Rp 13,1 triliun.

Meski demikian, realisasi tersebut masih jauh dari target proyek strategis nasional yang totalnya berjumlah sebanyak 245 proyek.

Direktur Program Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Rainier Hariyanto mengungkapkan, sebenarnya ada proyek-proyek lain yang sudah rampung sebagian dan sebagian telah beroperasi.

Namun, pemerintah tak akan mengakui proyek yang belum rampung 100% sebagai proyek yang sudah selesai. Pemerintah menghindari klaim-klaim yang tak sesuai realisasinya di lapangan.

"Kalau kami kategori proyek jalan tol sebagian selesai, enggak bisa klaim selesai," ujar Rainier dalam jumpa pers di Penang Bistro, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017).

Rainier menambahkan, tantangan pembangunan proyek di lapangan yang dihadapi juga tidak mudah. Masih ada sekelompok kecil masyarakat yang sulit menyerahkan lahannya untuk dibebaskan dan dibangun proyek.

"Masyarakat memang ada penolakan dalam grup-grup kecil," ujar Rainier.


Akan tetapi, lanjut Rainier, permasalahan pengadaan lahan bukan lagi menjadi hal yang signifikan. Masalah utama yang dihadapi adalah perencanaan dan penyiapan project.

"2016 dominasi 43% pengadaanlahan dan itu nomor satu. 2017 itu turun jauh ke 29% dan menjadi masalah nomor dua (pengadaan tanah)," kata Rainier.

Ketua Tim KPPIP Wahyu Utomo menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak bisa selesai dalam waktu satu tahun saja. Sebanyak 20 proyek yang sudah selesai di 2016 yang lebih banyak dari 2017 yang hanya 6 proyek salah satunya disebabkan oleh percepatan pembangunan dari sebelum 2016.

"Pembangunan infrastruktur itu banyak, enggak bisa selesaikan satu tahun. 2016 ada beberpaa project jalan sebelum 2016 dan dipercepat sehingga 2016 selesai. Bukan 20 banyak satu tahun dibangun," ujar Wahyu. (ara/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com