Follow detikFinance
Jumat 13 Oct 2017, 15:21 WIB

Menhub Tawarkan Proyek Infrastruktur Hingga Bandara ke Korsel

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Menhub Tawarkan Proyek Infrastruktur Hingga Bandara ke Korsel Foto: dok. Kementerian Perhubungan
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memimpin Delegasi RI menghadiri pertemuan yang dilangsungkan pada 12-13 Oktober 2017 di Singapura, mengatakan Bandara Kuala Namu dan Pelabuhan Kuala Tanjung, menjadi target kerja sama RI dengan Korea Selatan.

Selain itu, Korea Selatan juga tertarik dengan proyek Kereta Api Trans Sulawesi. Menhub menawarkan proyek pengembangan infrastruktur transportasi kereta perkotaan, bandara Lombok dan Kualanamu serta pengembangan pusat kargo di Jakarta dan Medan.

"Apa yang telah Indonesia tawarkan pada swasta Amerika, akan segera ditindaklanjuti pada level operasional, diharapkan bisa ada kerja sama terkait pelaksanaan proyek-proyek tersebut," imbuh Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis, Jumat (13/10/2017).

"Minggu depan akan ada tim teknis ke lokasi di harapkan proyek-proyek ini masuk dalam materi MOU pada saat kunjungan presiden Korea bulan depan," tukas Budi Karya.

Diharapkan proyek-proyek ini masuk dalam materi MOU pada saat kunjungan Presiden Korea Selatan bulan depan.

Pertemuan 23rd ATM diselenggarakan back to back dengan Pertemuan ke-44 ASEAN Senior Transport Officials Meeting (44th STOM) dan pertemuan telah diselenggarakan di Singapura sejak 9 Oktober 2017 yang lalu.

Pertemuan dihadiri oleh para menteri transportasi negara anggota ASEAN.

Pertemuan tingkat menteri ASEAN ini diselenggarakan annually dengan agenda mendengarkan laporan-laporan dari working group transportasi di ASEAN yaitu working group terkait air transport, maritime transport, land transport dan facilitation setelah sebelumnya telah dilaporkan pula ada pertemuan STOM untuk disahkan pada pertemuan tingkat menteri ini.

Selain beberapa dokumen yang diajukan untuk mendapatkan pengesahan, STOM juga menyampaikan kesepakatan-kesepakatan yang rencananya akan ditandatangani oleh para Menteri ASEAN, pada 13 Oktober 2017. (hns/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed