Follow detikFinance
Jumat 08 Dec 2017, 18:11 WIB

Menteri PUPR Bicara Soal Tarif Tol Baru yang Dibilang Mahal

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Menteri PUPR  Bicara Soal Tarif Tol Baru yang Dibilang Mahal Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Jakarta - Tarif sejumlah ruas tol baru yang sudah dioperasikan dinilai mahal. Contohnya saja ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang tarifnya mencapai Rp 14 ribu untuk panjang 12 km dari seksi 1B dan 1C. Artinya untuk per kilometernya, masyarakat harus membayar lebih dari Rp 1.000.

Begitu pula untuk tol lainnya yang baru dioperasikan pada tahun ini, sebut saja tarif tol Medan-Binjai yang dioperasikan Oktober lalu, dipatok Rp 10.500 untuk jarak terjauh dari Helvetia ke Binjai sepanjang 10,45 kilometer. Sementara tarif jalan tol Balmera dari Belawan ke Tanjung Morawa sejauh 34 km hanya Rp 7.000.

Contoh tol lainnya adalah ruas Semarang-Solo seksi III yang menyambungkan Bawen-Salatiga yang dipatok Rp 17.500 untuk kendaraan golongan I dengan panjang yang dilalui 17,6 km.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, angka tersebut dihitung berdasarkan titik keseimbangan untuk pengembalian investasi badan usaha dengan daya beli masyarakat di tahun pertama tol tersebut dioperasikan. Tarif yang dinilai mahal sendiri terjadi lantaran biaya konstruksi tolnya yang juga cukup tinggi.

"Jadi tergantung konstruksinya. Kalau di Sumatera kan dengan konstruksi khusus. Kalau nanti misalny Yogya-Solo, kalau dia elevated, itu juga pasti lebih mahal," katanya saat ditemui di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Dia mengakui, tarif tol di Sumatera memang cukup tinggi. Namun hal itu lebih dikarenakan konstruksi tol-tol di Sumatera yang lebih kompleks sehingga biaya konstruksinya pun jadi lebih tinggi.

"Misalnya Padang-Pekanbaru nanti dengan terowongan yang panjang, mungkin bisa mahal juga tarifnya. Jadi tergantung konstruksinya. Tapi contohnya jalur tol yang di Pantura, itu kan lebih mudah konstruksinya. Pasti lebih murah," pungkasnya. (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed