Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Mar 2018 21:10 WIB

Harga Tanah Bandara Kulon Progo Naik Jadi Rp 1,8 Juta/M, Kok Bisa?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Sukma Indah Permana/detikcom Foto: Sukma Indah Permana/detikcom
Jakarta - Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta mendorong kenaikan harga tanah. Pengadaan lahan ini sendiri dilakukan sejak tahun 2015.

Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura I Israwadi menerangkan, ketentuan yang berlaku saat ini penggantian lahan tidak dihitung berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Perhitungan lahan menimbang apa-apa saja yang berada di atas maupun di bawah lahan.

"Undang-undang kan dihitung nggak pakai NJOP, menghitung harga di atas sama di dalam tanah, kandungannya. Septic tank pun juga dihitung. Kalau ada tanaman, tanamannya menghasilkan apa itu pun dihitung," kata dia kepada detikFinance, di Jakarta, Jumat (16/3/2018).


Harga tanah pada 2015 sekitar Rp 100 ribu/meter persegi (m2). Nah, lantaran model perhitungan tersebut dan karena untuk pembangunan bandara harga lahannya meningkat hingga Rp 1,8 juta/m2.

"Dulu sekitar Rp 100 ribu, kita bisa ganti Rp 1 jutaan, Rp 1,8 juta," kata dia.

"(Tahun 2015 Rp 100 ribu jadi Rp 1,8 juta?) Iya, kan perhitungan per meter bukan hanya tanah. Tapi di atasnya kalau ada tanaman bangunan. Kan juga dihitung. Di dalamnya kalau misalnya tadi septic tank ada hitungan. Kalau tanaman dihitung," jelasnya.


Secara persentase saat ini lahan yang belum bebas 0,89% dari 587 hektar (ha). Israwadi menerangkan, lahan ini belum bebas karena pemilik lahan menolak pembangunan bandara. Mereka menolak bukan karena harga, sebab harga lahan yang ditawarkan sama yakni Rp 1,8 juta/m2.

Untuk pembebasan lahan tersebut, perseroan tengah melakukan proses konsinyasi."Kami berharap April ini (lahan selesai) supaya pembangunan jalan," tutupnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed