Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 03 Sep 2018 20:08 WIB

DPR Cecar Menhub: Operasi Bandara Kertajati Terburu-buru

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Bandara Kertajati (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom) Bandara Kertajati (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Jakarta - Sore ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi rapat dengan Komisi V DPR RI, Senin (3/9/2018).

Dalam rapat dengar pendapat itu, salah satu anggota DPR dari Fraksi PKS mencecar Menhub soal peresmian Bandara Internasional Kertajati yang, terkesan terburu-buru.

Salah satu anggota Komisi V DPR RI Nur Hasan Zaidi menjelaskan, mengenai pembangunan peresmian sampai gedung yang tidak terpakai di Bandara Internsional Kertajatajati semua kata dia dilakukan secara tergesa-gesa.

"Masalah Kertajati setelah diresmikan terkesan tergesa-gesa seperti tidak digunakan," jelas dia saat rapat dengar pendapat terkait Rencana Kementerian Anggaran dan Atau Lembaga (RKAAL), di Gedung Nusantara Ruang Rapat Komisi V DPR RI.

Ia juga menjelaskan kapan bandara akan mulai optimal beroperasi. Sampai ia menjelaskan perlu pembahasan lebih rinci dan khusus agar perkembangan dan geliat ekonomi di Jabar bisa segera berkembang.

"Kapan beroperasi, saya cek belum terlihat jelas. Perlu penjelasan sehingga ini luar biasa supaya ada geliat ekonomi dan secara bisa cepat jalan," jelas dia.



Menanggapi hal tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pembangunan dan peresmian Bandara Internasional Kertajati tidak dilakukan terburu-buru.

"Nggak terburu-buru itu sudah terlambat kok," kata dia.

Sementara itu mengenai operasional Menhub menjelaskan akan memindahkan trafik penumpang dari Bandung ke Kertajati.

"Operasionalnya kan tergantung demand, saya kan ikuti usulan-usulan banyak orang. Tapi ini kalo jalan tol jadi itu akan luar biasa. tapi kita akan memikirkan bagaimana trafik-trafik yang dari Bandung itu kita akan pindahkan ke Kertajati," papar dia.



Hingga saat ini sudah mulai banyak maskapai yang tertarik untuk terbang dari dan menuju ke Kertajati.

"Sudah banyak, tapi dia kan asumsinya jalan tol itu jadi. Tapi kita akan tanpa jalan tol, kita akan pindahkan beberapa rute yang tadinya dari Bandung ke Kertajati," jelas dia.

"Baru Surabaya, Wings Air sama Citilink, sama umroh akan banyak dari sana," imbuh dia.

Sebagai informasi, Bandara Internasional Jawa Bararat (BIJB) terus berbenah agar bisa digunakan penerbangan internasional.

Saat ini penambahan landasan pacu di BIJB yang mencapai 3.000 meter tengah dikerjakan. Sebelumnya, landasan pacu di BIJB hanya 2.500 meter.



Tahun ini BIJB bakal digunakan untuk umrah. Pihak BIJB tengah berkoordinasi dengan Lion Air untuk kerja sama, setelah sebelumnya Citilink menjadi maskapai pertama di BIJB.

Tahun ini, BIJB batal melakukan penerbangan haji lantaran tidak adanya infrastruktur pendukung, seperti landangan pacu dan asrama haji. Kendati demikian, Virda optimistis penerbangan haji tahun depan bisa dilakukan BIJB.



Saksikan juga video 'Animo Penumpang Tinggi di Penerbangan Perdana Bandara Kertajati':

[Gambas:Video 20detik]

DPR Cecar Menhub: Operasi Bandara Kertajati Terburu-buru
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Breaking News
×
Mega-Prabowo Bersua
Mega-Prabowo Bersua Selengkapnya