Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 26 Sep 2018 13:45 WIB

Raja Salman Resmikan Pengoperasian Kereta Cepat Mekah-Madinah

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Dok. Saudi Press Agency Foto: Dok. Saudi Press Agency
Jeddah - Kereta Cepat Haramain Rail Line yang menyambungkan Mekah dan Madinah resmi beroperasi. Peresmian langsung dilakukan oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud.

Jalur kereta api Haramain sepanjang 450 km itu menghubungkan kota-kota penting di Saudi mulai dari Mekah, Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, hingga kota Raja Abdullah di Rabigh dan Madinah.

"Kami bersyukur kepada Allah atas pertumbuhan dan kemakmuran di semua bidang di negara kami, dan kami berterima kasih kepada Allah SWT atas rahmat-Nya. Terima kasih," kata Raja Salman, menurut kantor berita resmi Saudi seperti dikutip dari , Rabu (26/9/2018).
Arabian Business
Sebuah konsorsium termasuk 12 perusahaan Spanyol bersama dengan dua perusahaan Saudi telah ditugaskan untuk membangun fase kedua proyek tersebut.

Pada tahap awal, rute jalur yang bisa dilalui adalah antara Mekah dan Madinah. Sedangkan jadwal perjalanan harian tersedia selama empat hari seminggu, yakni Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

"Peresmian ini adalah tonggak sejarah bagi para teknisi Spanyol, yang telah menunjukkan kemampuan perusahaan dan insinyur kami untuk membangun kereta berkecepatan tinggi di bawah kondisi cuaca ekstrim," ujar Duta Besar Spanyol untuk Arab Saudi Alvaro Iranzo.



Peresmian ini dihadiri oleh Putra Mahkota Mohammad Bin Salman dan pejabat Saudi lainnya, serta duta besar Spanyol untuk Arab Saudi, Alvaro Iranzo, dan presiden Konsorsium Spanyol Kecepatan Tinggi, Jorge Segrelles.

Adapun layanan kereta ini akan dimulai pada 4 Oktober 2018 mendatang. Direktur eksekutif perusahaan kereta api Saudi Bashar Al Malik berharap dengan menggunakan kereta cepat dapat mengatasi kesulitan dan hambatan yang selama ini datang karena badai pasir.

Kereta reguler akan mulai beroperasi di jalur mulai bulan depan antara stasiun Mekah Al Mukarramah, Madinah, Sulaymaniyah di Jeddah dan Raja Abdullah Economic City, sementara kereta ke Bandara Internasional Raja Abdulaziz Jeddah akan dimulai sekitar pertengahan 2019.

Jalur ini diharapkan bisa menggandakan jumlah pengunjung dan peziarah ke kota-kota suci dan sejalan dengan rencana pembangunan Arab Saudi, Visi 2030, yang bertujuan untuk memperluas ekonomi dan mengurangi ketergantungannya pada minyak.

Kereta cepat ini total memiliki 35 gerbong, yang masing-masingnya dapat mengangkut hingga 417 orang. Layanan ini diharapkan dapat mengangkut sekitar 60 juta penumpang setiap tahunnya.

Kereta akan memangkas jarak antara Mekah dan Madinah dalam waktu kurang dari dua jam atau separuh waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak yang sama lewat jalur darat.

(eds/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com