Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 04 Jan 2019 14:30 WIB

Waduh, Sambungan Flyover Kemayoran Renggang

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Salah satu titik aspal di flyover Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami perenggangan. Informasi ini juga sudah menyebar di media sosial. Lantas apa penyebabnya?

Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga, Iwan Zarkasi menerangkan, kerenggangan aspal yang terjadi di flyover Kemayoran itu terjadi lantaran sambungan siar muai (expansion joint) di flyover itu mengalami kerusakan.

"Mungkin umurnya sudah lama, kemudian ada hentakan terus menerus. Kalau expansion joint tidak halus, kalau terbentur kan makin parah," terangnya kepada detikFinance, Jumat (4/1/2019).


Dengan kondisi seperti itu, flyover Kemayoran memang membutuhkan perbaikan, khususnya untuk expansion joint-nya. Lagi pulan kata Iwan, jembatan dengan expansion joint memang perlu perawatan rutin.

"Itu jembatan sudah lama. Seingat saya sudah dari 90an, sudah 20 tahun lebih dah. Kalau belum pernah diganti memang perlu perbaikan," tambahnya.


Meski begitu, Iwan menegaskan, kondisi tersebut tidak membahayakan bagi pengendara yang lewat. Sebab expansion joint memang merupakan sambungan yang dibuat sengaja untuk mengantisipasi memuainya sambungan jembatan.

"Jadi sambungan itu untuk memuai. Sama seperti kaca pasti dibuat longgar kan, rel kereta juga. Jadi itu setelah memuai juga susut. Itu sangat aman," tegasnya. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com