Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 30 Apr 2019 23:00 WIB

Di Depan Pelaku Marketing, PUPR Beberkan 4 Tantangan Bangun RI

Trio Hamdani - detikFinance
Proyek tol Jakarta-Cikampek Layang/Foto: Agung Pambudhy Proyek tol Jakarta-Cikampek Layang/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membeberkan empat tantangan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga dalam penutupan Jakarta Marketing Week (JMW) di Kota Kasablanka, Jakarta.

Acara tersebut dihadiri para pihak yang terlibat dalam bidang pemasaran perusahaan, baik BUMN maupun swasta.

"Bahwa Indonesia itu memiliki problem. Satu, bahwa ada disparitas, kesenjangan, perbedaan antar wilayah di Indonesia. Dua, saya kira bahwa daya saing kita masih rendah. Ketiga, pemanfaatan sumber daya belum optimal. Empat, masalah urbanisasi," kata Danis dalam sambutannya mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam penutupan JMW 2019, Selasa (30/4/2019).


Itu tentu saja menjadi perhatian langsung oleh Kementerian PUPR dalam menghadapi problem tersebut. Dia memaparkan kementeriannya memiliki tugas mulai dari penyediaan sumber daya air, jalan, hingga perumahan.

"Irigasi kami bangun sampai seluruh wilayah di Indonesia," sebutnya.

Di bidang jalan, dia menjelaskan yang dibangun bukan hanya jalan tol. Jalan-jalan non tol juga telah dibangun demi meningkatkan konektivitas.

"Bidang jalan membangun konektivitas, yang sering diketahui bangun jalan tol sudah tembus, dan jalan nasional," paparnya.

Dia juga memaparkan bagaimana pemerintah memerhatikan pembangunan di perbatasan antara Indonesia dengan negara lain, yaitu dengan membangun pos lintas batas negara (PLBN).

"Ada satu hal yang barang kali belum pernah dilihat PLBN, itu terbangun di perbatasan. Ini penting berkaitan dengan tetangga kita. PLBN kita ada 7," tambahnya.


Dalam acara tersebut juga hadir Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

CEO Markplus Hermawan Kartajaya selaku penyelenggara acara mengatakan, Jakarta Marketing Week dilaksanakan dalam rangka mewadahi berbagai informasi tentang perkembangan marketing hingga prospek bisnis.

"Ajang ini juga menjadi daya tarik banyak perusahaan untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka kepada masyarakat luas," ujarnya di acara tersebut.

Dia juga menceritakan inovasi yang perlu dilakukan oleh perusahaan. Menurutnya di era saat ini pembahasan mengenai energi terbarukan menjadi hal yang ramai diperbincangkan. Dia mencontohkan, Lensolar sebagai salah satu anak perusahaan BUMN, PT Len Industri (Persero) juga terlibat dalam acara tersebut untuk berbagai inovasi.

"LenSOLAR merilis produk terbaru mereka LenSOLAR di panggung JMW 2019 yang memiliki manfaat tenaga surya untuk energi ramah lingkungan bagi rumah tangga masa depan," tambahnya.

Dalam acara ini juga diberikan penghargaan Marketeers of the Year Jabodetabek 2019. Penghargaan ini sebagai apresiasi kepada 18 profesional di wilayah Jabodetabek dari 18 industri yang dianggap berprestasi dalam memasarkan produk dan layanannya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com