Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 23 Mei 2019 18:26 WIB

Stasiun Tanah Abang Kena Imbas Aksi 22 Mei, KCI: Tak Ada Kerusakan

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Dua stasiun Kereta Commuter Indonesia, yakni Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang ditutup imbas aksi demo 22 Mei. Lalu, Stasiun Tanah Abang sendiri menjadi sasaran para demonstran. Namun, PT KCI sebut tak ada kerusakan.

"Kita di dalam aksi masa kemarin, KRL dan stasiun baik-baik saja," ungkap VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba, dalam konferesi pers kesiapan angkutan lebaran PT KCI, Kamis (23/5/2019).

Anne mengatakan, situasi bisa terkendali karena kerja sama penuh antara pihak keamanan PT KCI, TNI, Polri, dan juga penumpang yang berada di Stasiun Tanah Abang kala itu.


"Penumpang kita juga ikut mensupport KCI dalam keamanan bersama. Jadi semu instruksi yang kami berikan langsung kepada penumpang mereka dengarkan dan sangat support," kata dia.

Pihaknya sendiri pun menyaksikan adanya aksi anarkis para demonstran yang disasarkan pada Stasiun Tanah Abang. Namun, ia menegaskan kondisi dalam stasiun cukup kondusif.

Artinya, dari fasilitas yang dimiliki PT KCI tak ada kerusakan. Namun, sebelumnya Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayati menyebutkan, adanya penurunan penumpang di tanggal 22 Mei kemarin.


"Kalau untuk volume penumpang hilang sebanyak 300.000 penumpang di tanggal 22. Tanggal 22 kemarin karena ada dua stasiun yang ditutup kita hanya memperoleh 728.000 volume penumpang," jelas Wiwik.

Dia mengatakan, volume penumpang KRL setiap harinya berkisar 1,1 juta penumpang. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com