Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Jun 2019 19:40 WIB

Cegah Korupsi, KPK Pantau Proyek MRT Fase II

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: detik Foto: detik
Jakarta - PT MRT Jakarta melakukan penandatanganan Pakta Integritas Pengadaan Proyek Fase II MRT Jakarta. Penandatanganan ini dilakukan dalam langkah pengawasan proyek terhadap potensi korupsi.

Perwakilan KPK, Direktur Litbang Deputi Bidang Pencegahan Korupsi Wawan Wardiana mengatakan bahwa proyek MRT Fase II MRT Jakarta ini merupakan proyek yang besar dengan waktu yang terbatas. Menurutnya, dengan adanya biaya yang besar pada proyek ini membuatnya rawan korupsi.

"Kita sama-sama tahu bahwa proyek ini bukan kecil, dan waktunya terbatas. Biasanya kalo ada uang cukup besar biasanya disitu ada (korupsi), karena banyak kepentingan masuk ke situ. Belum lagi kalau ada intervensi," kata Wawan, di Le Meridien Hotel, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama MRT Jakarta William Syahbandar mengatakan karena besarnya dana yang dikucurkan proyek ini bahkan lebih besar dari fase pertama maka butuh pengawasan tambahan.

"Itu menjaga proses ini, proyek ini lebih besar biayanya dari fase I besar sekali. Jadi nggak mungkin MRT bekerja sendiri. Dia harus dikawal," kata William.

"Oleh sebab itu semua elemen yang terkait dengan pengawasan itu kami libatkan untuk mengawal proses ini," tambahnya.


Untuk itu, William mengharapkan agar lembaga pengawas proyek mulai dari Komisi Pengawasan Korupsi (KPK) hingga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LPKP) untuk mengawasi Pembangunan MRT Jakarta fase II.

"Saya mohon kepada KPK, LPKP proyek ini dikawal pak, karena ini proyek strategis nasional kita ingin proyek ini sukses, semoga kami bisa lakukan proyek ini dengan baik," ungkap William.

Diungkapkan William biaya MRT fase II sendiri ditetapkan Rp 22,5 triliun. Sedangkan fase I hanya menelan investasi sebesar Rp 16 triliun.

"Fase II fix Rp 22,5 triliun, kalau fase I Rp 16 triliun," kata William.

MRT Jakarta Fase II sendiri akan menghubungkan Bundaran HI hingga ke Kota. Nantinya, proyek ini akan melanjutkan proyek MRT lintas Selatan-Pusat dari Lebak Bulus ke Bundaran HI.

Pembangunan fase II ini sendiri dimulai sejak 24 Maret 2019 dengan ditandai dengan groundbreaking yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).




Cegah Korupsi, KPK Pantau Proyek MRT Fase II
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com