Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 11 Jan 2020 10:00 WIB

Erick Thohir-Anies Baswedan 'Kawinkan' KAI & MRT, Ini Hasilnya

Vadhia Lidyana - detikFinance
Peresmian kerja sama PT KAI dengan PT MRT Jakarta/Foto: Vadhia Lidyana
Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) membuat perusahaan patungan atau joint venture dengan nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan, perusahaan itu akan bertugas sebagai penyambung seluruh moda transportasi di Jabodetabek dengan mengelola 72 stasiun di wilayah-wilayah tersebut.

"JV (joint venture) ini nantinya akan jadi kendaraan bagi kita. Untuk perencanaan perintegrasian moda transportasi, KCI, Railink, dan 72 stasiun di Jabodetabek akan di bawah kendalinya," kata Anies di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (9/1/2020).

Selain itu, perusahaan ini juga akan membuat tiket integrasi layaknya Jak Lingko. Menurut Anies, ketika membuat Jak Lingko saja angka pengguna transportasi di Jakarta 2019 menjadi 700.000 penumpang per hari. Padahal, di tahun 2017 angkanya baru menyentuh 338.000 penumpang per hari.

"Itu angkanya sudah double, padahal baru mengintegrasikan angkutan darat, belum kereta api," jelas Anies.

Peresmian kerja sama dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro, Dirut PT MRT Jakarta William Sabandar, Dirut PT KCI Wiwik Widayanti, dan Dirut PT SMI (Persero) Edwin Syahruzad.

Usai penandatanganan dokumen kerja sama, Erick Thohir hingga Anies Baswedan bergandengan tangan menandai resminya kerja sama tersebut.

MRT-KAI 'Kawin', Stasiun Juanda hingga Tanah Abang jadi TOD. Klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com