Proyek MRT Fase II Belum Dapat Kontraktor, Target Selesai Molor?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2020 14:12 WIB
PSBB ketat mulai berlaku di DKI Jakarta untuk menekan laju penularan virus Corona. Sejumlah transportasi massal seperti MRT juga melakukan penyesuaian.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Proyek MRT Fase II masih mengalami kendala, hingga kini PT MRT Jakarta belum menemukan kontraktor untuk menggarap proyeknya. Masalah ini terjadi pada proyek MRT Fase II segmen 2 (Harmoni-Kota).

MRT Jakarta mengalami sekian kali kegagalan pada proses lelang kontraktor yang dilakukan, setidaknya ada dua paket yang masih terkendala. Yaitu paket CP 202 yang membangun terowongan dari Harmoni ke Mangga Besar, dan paket CP205 untuk mengadakan sistem perkeretaapian dan rel.

Direktur Kontruksi MRT Jakarta Silvia Halim menyebutkan kalau tak kunjung juga mendapatkan kontraktor jelas hal ini bisa membuat target penyelesaian molor. Pihaknya sendiri sudah memundurkan target penyelesaian awal MRT Fase II pada 2024, karena masalah lelang paket yang terus-menerus gagal di segmen 2.

"Dulu waktu pertama kali merancang this project, kita mau selesiakan fase II seluruhnya ini akhir 2024. Kemudian akibat COVID-19 timbul kegagalan lelang pertama pada paket CP 202 dan akhirnya jadwal proyek bergeser," kata Silvia dalam sebuah webinar bersama wartawan, Jumat (30/10/2020).

"Kita berada di posisi nggak mau mundur lagi, bisa bikin jadwal proyek terkatung," katanya.

Proyek fase II sendiri terpaksa dibagi dua segmen, yang pertama dari Bundaran HI ke Harmoni yang sudah berjalan konstruksinya akan selesai tahun 2025. Sementara itu, yang bagian segmen 2 dari Harmoni ke Kota ke kota dimundurkan targetnya ke 2027 karena proses lelang yang gagal.

Silvia kemudian menjabarkan perkembangan terkini dari paket CP 202 dan CP 205 yang tendernya selalu gagal. Paling baru, pada paket CP 205 sampai tenggat waktu tender pada 26 Oktober kemarin, belum ada juga kontraktor yang memasukkan penawarannya.

"Jadi bisa kita sampaikan, hingga 26 Oktober kemarin batas waktunya, masih belum ada pemasukan dari calon bidder kita," ujar Silvia.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2