Garap Proyek Migas, BUMN Karya Kerja Sama dengan Esco Oil

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Minggu, 02 Mei 2021 08:20 WIB
Pekerja beraktivitas dalam proyek jalan layang akses pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (22/10). Pemerintah optimistis dapat memenuhi target rancangan kebutuhan dana pembangunan infrastruktur publik 2010-2014 yang mencapai Rp 1.924 triliun.
Foto: Agung Pambudhy

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi yang sangat besar untuk berinvestasi. Negara-negara seperti Amerika, Uni Emirates Arab dan negara Eropa lainnya sangat ingin sekali berinvestasi di South East Asia dan saat ini adalah waktu yang tepat, termasuk salah satunya adalah peluang yang bagus di Indonesia.

"Dalam kurun waktu sekitar 5-6 bulan ini saya mengadakan pertemuan dengan beberapa perusahaan di Indonesia dan menurut saya mereka adalah perusahaan perusahaan yg sangat berkompeten di bidangnya masing-masing termasuk Amarta Karya, dan saya harap Esco dan Amka bisa melakukan kerjasama ini dengan baik selama 5 tahun ke depan," kata Michael John Weeks Direktur Utama ESCO.

Melalui kerja sama ini, Nikolas menegaskan AMKA makin optimistis target pendapatan hingga Rp 1,5 triliun, salah satunya dengan Strategic Partnership (kemitraan strategis), seperti penandatanganan MoU hari ini yang dilakukan bersama Esco Oil Indonesia, serta beberapa perusahaan mitra lain sebelumnya.

Langkah ini diyakini Nikolas mampu menjadi motor dalam melipatgandakan pendapatan perseroan sekaligus berkontribusi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Business Development Advisor AMKAN Oki Fahreza menambahkan "Pada intinya AMKA akan bertanggung jawab penuh dengan pelaksanaan kegiatan proyek.

"Di beberapa lokasi yang akan dijalankan bersama ESCO dan AMKA optimis akan bekerja secara maksimal, optimal dan memiliki loyalitas yang besar," tutur Oki.


(fdl/fdl)