Garap Proyek SPAM, Anak Usaha PTPP Dapat Pinjaman Rp 337 M

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 25 Jul 2021 18:57 WIB
SPAM Lampung
Ilustrasi Proyek Spam
Jakarta -

PT PP (Persero) Tbk melalui anak usahanya yang bergerak di bidang investasi infrastruktur, PT PP Infrastruktur (PP Infra) melakukan Penandatanganan Fasilitas Pinjaman Berjangka Senior senilai Rp 337,34 miliar. Pinjaman itu untuk Proyek SPAM Kota Pekanbaru 750 liter per detik (lpd).

Dalam acara penandatanganan tersebut diwakili oleh Sinur Linda Gustina selaku Direktur HCM & Strategi Korporasi PTPP, I Komang Sudarma sebagai Direktur Keuangan & HCM Infra, Achmad Sanusi sebagai Direktur PT PP Tirta Madani, Perwakilan Direksi PT Memiontec Indonesia, M Ramadhan Harapan dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), dan Silvy J. Gani dari PT Sarana Multi Infrastructure (SMI).

Acara tersebut dilakukan dalam rangka pemenuhan financial closed Proyek SPAM Kota Pekanbaru 750 lpd. Selain Penandatanganan tersebut, PP Infra juga melaksanakan Kegiatan Serah Terima Aset dan Tanggal Efektif Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum Kota Pekanbaru (KPBU SPAM Kota Pekanbaru).

Acara ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima aset dan tanggal efektif bersama oleh Penanggung Jawab Perjanjian Kerjasama Proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru, yaitu Agung Anugrah selaku Direktur PDAM Tirta Siak Kota Pekanbaru dan Badan Usaha Pelaksana Proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru, yaitu Achmad Sanusi selaku Direktur PT PP Tirta Madani.

"Proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru membutuhkan nilai investasi sebesar Rp 499 Miliar dan didukung oleh PT Indonesia Infrastucture Finance (IIF) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebagai Pemberi Pinjaman serta Viability Gap Fund (VGF) dari Kementerian Keuangan. Pemerintah Kota juga akan membantu proyek ini dengan memberikan bantuan dalam pembangunan jaringan retikulasi untuk memastikan penyerapan sesuai dengan target yang direncanakan," ujar Direktur PT PP Tirta Madani Achmad Sanusi dalam keterangan pers, Minggu (25/7/2021).

PT PP Tirta Madani merupakan perusahaan yang terbentuk dari konsorsium 3 (tiga) perusahaan, yaitu PT PP Infrastruktur, PT Memiontec Indonesia, dan PT Envitech Perkasa (Konsorsium PP INFRA-MION-TECH) yang dibentuk untuk melaksanakan Proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru ini.

Proyek ini akan mengolah air sungai Siak sebagai sumber air baku dengan kapasitas output sebesar 750 liter per detik pada tahun 2027. Jumlah layanan yang akan menerima manfaat dari investasi proyek ini adalah sekitar 48.000 sambungan rumah atau setara 192.000 jiwa masyarakat Kota Pekanbaru di 7 (tujuh) kecamatan, yaitu: Kec Senapelan, Kec Pekanbaru Kota, Kec Lima Puluh, Kec Sail, Kec Sukajadi, Kec Payung Sekaki, Kec Bukit Raya.

"Perlu disampaikan bahwa PP Infra selaku shareholder utama saat ini merupakan satu-satunya investor dan perusahaan pertama di Indonesia yang menjalankan Proyek KPBU pada sektor Air Minum dimana perusahaan harus melaksanakan Rehabilitasi, Uprating dan Pembangunan Baru Instalasi Pengolahan Air sampai dengan kapasitas 750 liter per detik dalam 2 tahap namun tetap menjalankan Operasional Instalasi Pengolahan tanpa mengganggu pelayanan serta melakukan pembangunan jaringan distribusi sepanjang + 160 km selama 5 tahun pertama," kata Direktur HCM & Strategi Korporasi PTPP Sinur Linda Gustina.

Sinur menjelaskan, waktu pelaksanaan proyek direncanakan akan dilakukan selama 6 tahun. Dia juga mengatakan proyek ini memerlukan perencanaan yang matang agar target pembangunan tercapai tanpa mengganggu pelayanan air pelanggan yang sudah mengalir saat ini.

(acd/dna)