Terpopuler Sepekan

Mundur, Tol Bertingkat Terpanjang RI Ditarget Kelar ke 2024

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 21 Agu 2021 15:45 WIB
Tol Harbour Road 2
Ilustrasi/Foto: Dok. BPJT
Jakarta -

Pengeboran pertama Ruas Jalan Tol Ancol Timur-Pluit (Harbour Road II) sudah dilakukan oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Tol ini digadang-gadang menjadi tol double decker atau bertingkat yang terpanjang di dunia tersebut.

Proyek pembangunan tol ini ditargetkan bisa selesai pada 2024 mendatang. Sebelumnya, tol ini ditargetkan selesai konstruksinya secara keseluruhan pada 2022 mendatang. Tol sepanjang 9,6 kilometer ini nantinya akan terintegrasi dengan Akses Tanjung Priok (ATP) dan Tol Ir Sedyatmo atau Tol Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama CMNP Fitria Yusuf mengungkapkan jalan tol ini akan berkontribusi membentuk lingkar penuh dari jalan tol JORR 1 dan interkoneksi tol JIUT.

Jalan tol ini dibangun melayang atau bertingkat di atas jalan lainnya demi memaksimalkan lahan. Struktur akan menggunakan PC Box Girder yang merupakan struktur pengembangan dari struktur konvensional yang digunakan pada jalan tol Harbour I atau Tanjung Priok-Jembatan Tiga/Pluit.

"Dengan penuh komitmen kami berupaya dan berharap ruas jalan Tol HBR II dapat terselesaikan pada tahun 2024," ucap Fitria dalam keterangan resmi.

Dia menyebutkan pembangunan jalan tol ini merupakan kemitraan dengan pihak swasta dengan pemerintah yaitu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. WIKA akan menjadi pelaksana rancang bangun proyek Pengembangan Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono MSc Section Harbour Road II.

Sesuai dengan kontrak pekerjaan design dan build yang sudah diteken pada 4 Januari 2021 dan PT Girder Indonesia sebagai sub kontraktor.

CMNP juga bekerjasama dengan Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) dengan konsorsium konsultan Internasional KE Asia (Katahira & Engineers Asia) dan tiga konsultan nasional, yaitu: Indotek, Cipta Strada, dan Diantama Rekanusa dalam hal skema pekerjaan jasa konstruksi rancang dan bangun.

Total investasi untuk membangun Tol HBR II mencapai sekitar Rp 15,8 triliun untuk pembebasan lahan dan biaya konstruksi jalan tol. Saat ini proyek HBR II masih dalam tahap persiapan dan pendetailan rencana teknik akhir.

Lokasi lajur Proyek jalan Tol HBR II sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI Jakarta 2030 terkait Rencana Struktur dan Pola Ruang. Keberadaan jalan Tol HBR II diharapkan dapat meningkatkan daya saing Pelabuhan Tanjung Priok dalam efisiensi jalur logistik laut.

(kil/eds)