Taksi Green SM soal Tabrakan Kereta di Bekasi: Masih Proses Investigasi

Taksi Green SM soal Tabrakan Kereta di Bekasi: Masih Proses Investigasi

Retno Ayuningrum - detikFinance
Selasa, 28 Apr 2026 14:14 WIB
Warga mengamati taksi listrik Green SM  yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi
Taksi Listrik yang Diduga Sebabkan Tabrakan Kereta di Bekasi/Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Jakarta -

Perusahaan taksi Green SM Indonesia angkat bicara terkait satu unit kendaraannya yang terlibat insiden kecelakaan kereta maut antara kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.

Dalam pernyataannya di Instagram @id.greensm, perusahaan taksi listrik tersebut menyampaikan duka mendalam dan belangsungkawa kepada keluarga korban. Green SM Indonesia menaruh perhatian pada insiden tersebut.

"Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman," tulis pernyataan resmi Green SM Indonesia, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses Investigasi

Green SM Indonesia menyatakan saat ini, peristiwa tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan. Pihaknya memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

"Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang. Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya investigasi," tambahnya.

Green SM Indonesia menyatakan akan berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan dan meningkatkan layanan secara berkelanjutan. Keselamatan dan transparansi menjadi prioritas utama.

"Kami berkomitmen untuk menjaga standar operasional yang ketat guna mendukung keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat," jelasnya.

Kecelakaan Kereta

Seperti diketahui, kecelakaan tragis antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam. Insiden ini langsung menjadi perhatian serius, mengingat banyaknya jumlah korban yang meninggal dan mengalami luka-luka.

Di balik kecelakaan itu, operator taksi listrik asal Vietnam, Green SM, ikut jadi sorotan. Sebab sebelum insiden terjadi, satu unit taksi Green SM diduga mogok atau berhenti di perlintasan sebidang dekat stasiun yang kemudian rangkaian KRL harus berhenti sebelum akhirnya ditabrak dari belakang oleh kereta jarak jauh.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan sudah memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan untuk menemui pihak Green SM. Menurut Dudy, pertemuan yang dijadwalkan berlangsung hari ini akan membahas soal evaluasi.

"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalo jadi hari ini mestinya," kata Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Lihat Video: Kemenhub Panggil Green SM Buntut Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo

(rea/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads