LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rp 4,1 Triliun Bakal Diresmikan Bulan Ini

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rp 4,1 Triliun Bakal Diresmikan Bulan Ini

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 10 Agu 2026 21:41 WIB
Foto udara proyek pembangunan stasiun Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai di Pramuka,  Jakarta, Jumat  (12/6/2026). Menurut data PT Jakarta Propertindo kesuluruhan proyek pembangunan dengan panjang lintasan 6,4 kilometer tela
Foto udara proyek pembangunan stasiun Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai.Foto: ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH
Jakarta -

Penyelesaian konstruksi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai terus dipercepat. Menurut Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Paulus Budi Kartiko, realisasi pembangunannya sudah mencapai 97,99%.

Sejalan dengan target Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Waskita sebagai kontraktor berupaya agar proyek milik PT Jakarta Propertindo (Perseroda) ini dapat diresmikan pada Agustus. Dengan begitu bisa segera beroperasi dan menjadi tulang punggung baru transportasi publik di ibu kota.

Menurut Paulus secara keseluruhan pekerjaan LRT Jakarta telah mendekati akhir. Tim Waskita di lapangan tengah fokus pada pekerjaan reinstatement atau pengembalian kondisi lokasi kerja seperti semula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyambungan rel pada area Double-Double Track (DDT) pun masih dikerjakan. Kemudian untuk jalur arah barat atau west bound, trek sudah tersambung utuh. Sementara, pintu masuk (entrance) pada setiap stasiun dalam tahap penyelesaian.

Menuju peresmian, Waskita bersama Jakarta Propertindo (Jakpro) juga rutin melakukan rangkaian Test and Commissioning (T&C) sistem perkeretaapian, mulai dari uji jalur sepanjang 3,6 kilometer, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional. Kini Perseroan dalam proses pengujian jalur dan safety assessment.

ADVERTISEMENT

"Setiap meter jalur LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita kepada masyarakat, maka kami kerjakan dengan penuh perhitungan, ketelitian, dan selalu berkoordinasi dengan Jakpro sebagai owner. Diharapkan nantinya para penumpang dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan," ujar Paulus dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).

Proyek senilai Rp 4,1 triliun tersebut memiliki lima stasiun mencakup Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, serta Manggarai. Seluruh stasiun LRT Jakarta dirancang untuk terintegrasi dengan sarana transportasi umum lainnya.

"Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memudahkan mobilitas warga dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Pada akhirnya akan berdampak positif pada lingkungan karena mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah," terang Paulus.

(ily/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads