Konsultasi Perencanaan Keuangan

img_list
Koki Duit Rencana Keuangan untuk Hidup yang Lebih Baik
Follow detikFinance
Selasa 07 Jun 2016, 12:24 WIB

Perlukah Punya Asuransi Berbalut Investasi?

Eko Endarto - detikFinance
Perlukah Punya Asuransi Berbalut Investasi? Foto: Dok. Finansia Consulting
Jakarta - Saya ayah dari satu puteri berusia 6 tahun. Saat ini sebagai karyawan saya mendapatkan fasilitas kesehatan dengan proteksi penuh 100% dari kantor untuk saya, istri dan anak saya.

Nah beberapa hari lalu saya ditawari asuransi kesehatan yang ada investasinya yang bisa digunakan untuk biaya pendidikan.

Bagaimana menurut Bapak? Perlu tidak saya mengambilnya? Saya berpikir walaupun saya tidak perlu asuransinya (karena di-cover kantor) tapi kan bisa manfaatkan investasinya.

Salam

Gerson – Medan

Jawaban:
Halo Gerson, senang bisa mengenal Anda.

Merencanakan segala sesuatu untuk anak yang kita cintai memang harus kita lakukan. Dan saya sangat senang mengetahui bahwa Anda sudah mempersiapkannya sejak anak Anda berusia sangat muda.

Makin muda kita merencanakan keuangan, makin jauh jarak untuk mencapai tujuan, ini berarti juga akan semakin kecil besaran investasi yang harus kita sediakan.

Memang akhir-akhir ini banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi yang juga menyertakan investasi. Secara jujur boleh saya katakan produk ini bagus.

Bayangkan dengan 1 kali premi Anda bukan hanya berinvestasi, tapi juga mendapatkan proteksi. Nah masalahnya adalah bagaimana bila proteksi yang ditawarkan itu telah ada yang meng-cover juga?

Saran saya, kalau Anda tetap ingin menggunakan produk ini, cobalah untuk mencari produk asuransi yang membolehkan Anda untuk meminta penggantian walaupun biaya tersebut sudah diganti oleh pihak lain.

Misalnya kalau biaya berobat itu sudah diganti kantor, perusahaan asuransi tetap mau memenuhi kewajibannya untuk mengganti biaya berobat Anda (Double claim). Tapi bagaimana bila tidak?

Anda bisa mencari produk asuransi lain yang bisa mengganti kelebihan dari biaya yang harus dikeluarkan. Misalnya di kantor Anda terdapat plafon tertentu yang menjadi hak karyawan untuk berobat.

Nah bila demikian halnya, pastikan perusahaan asuransi bisa mengganti biaya bila biaya kesehatan yang Anda habiskan ternyata lebih besar dari plafont tersebut. Nah dengan demikian Anda tetap mendapatkan manfaat investasi dan juga perlindungan Anda.

Oh ya satu lagi saran saya, karena usia anak Anda relatif masih sangat muda dan biaya kesehatan juga telah di-cover kantor, terlebih karena tujuan utama Anda adalah investasinya, saran saya mintalah kepada pihak asuransi untuk memperbesar porsi investasi dibandingkan dengan porsi proteksinya. Sebab pada dasarnya Anda hanya butuh lebih sedikit proteksi dibandingkan investasi kan.

Namun bila semua hal di atas tidak bisa dipenuhi oleh produk asuransi yang ditawarkan, tidak salah juga untuk Anda memilih produk yang murni investasi. Ada emas, reksa dana sampai properti mungkin bisa sebagai alternatif. (ang/ang)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar perencanaan keuangan, properti dan UKM.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed