Konsultasi Klinik UKM

img_list
Iim Rusyamsi, MM. Founder Komunitas TDA
Wakil Ketua Komtap Akses Informasi dan Pelatihan UMKM KADIN Indonesia Bidang UMKM, Koperasi dan Ekonomi Kreatif
Pakar Usaha Kecil Menengah UKMSukses.com
Follow detikFinance
Senin 22 Jun 2015, 08:15 WIB

Mau Bisnis Wedding Organizer, Ini Tips dan Triknya

Iim Rusyamsi - detikFinance
Mau Bisnis Wedding Organizer, Ini Tips dan Triknya
Jakarta - Pertanyaan pembaca: Saya Dhimas Dwi P, 27 tahun. Saya bekerja sebagai karyawan OS (outsourcing) maskapai penerbangan. Tapi saya ingin ada penghasilan tambahan, saya ingin membuka usaha Wedding Organizer. Kebetulan ibu saya perias pengantin, saya domisili di Yogyakarta. Yang ingin saya tanyakan bagaimana memulainya dan survive.

Jawaban:

Dear Mas Dhimas,
Peluang membuka usaha Wedding Organizer (WO) sangatlah besar untuk pasar di Indonesia. Saat ini pernikahan ingin dikenang sebuah momen yang tidak terlupa, sehingga mereka ingin diselenggarakan dengan baik. Sekarang banyak sekali masyarakat ingin pernikahannya dilaksanakan melalui jasa Wedding Organizer yang professional.

Untuk tips memulai usaha ini adalah:

  1. Buatlah target pasar Anda dengan spesifik dan jelas. Sehingga Anda mudah menawarkan jasa Anda ke pasar yang sesuai Anda citakan.
  2. Selalu memprioritaskan jasa yang Anda tawarkan sebagai solusi atas keinginan calon pelanggan Anda. Dengarkan keinginan mereka dan berikan solusinya. Sehingga mereka akan senang dengan pelayanan Anda.
  3. Strategikan keunggulan, kekhususan, dan keunikan jasa Anda, sehingga ada perbedaan dengan usaha WO yang sudah ada. Misalnya Anda ingin WO Anda dikenalkan sebagai WO spesialis di pesta kebun, pantai, dan outdoor, sehingga Anda mempunyai konsep yang unik dan berbeda.
  4. Bangunlah relasi-relasi dengan calon pelanggan Anda dan dengan para supplier atau vendor, yang akan mendukung jasa Anda seperti: jasa katering, penjahit/penyewa pakaian, management gedung/tempat, sound system dan artis pendukung, photo studio, percetakan undangan dan lainnya. Juga relasi dengan para calon investor jika diperlukan karena akan membutuhkan modal yang tidak sedikit.
  5. Aktif di media sosial seperti Instagram, Facebook Fanpage, Ttwitter, forum-forum online yang sesuai bidang Anda sebagai sarana komunikasi dan promosi Anda.
  6. Bangun tim kerja Anda dengan solid dan berikan mereka pengetahuan dan gol usaha Anda agar mereka mendapatkan inspirasi dan semangat dari Anda. Sehingga mereka bisa menjaga kualitas dan pelayanan usaha Anda agar pelanggan puas dengan usaha Anda.
  7. Sebarkan informasi tentang usaha Anda melalui kegiatan-kegiatan marketing yang sudah Anda rencanakan. Misalnya: penyebaran brosur, penulisan artikel di media-media, ikut pameran, mensponsori event yang ada keterkaitannya dan lainnya.
  8. Teruslah belajar untuk tumbuh dalam usaha. Ikuti acara-acara gathering dengan para wirausaha lainnya, pelajari WO lain yang sudah sukses dan memberikan inovasi baru.
(dnl/dnl)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar perencanaan keuangan, properti dan UKM.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed