Konsultasi Klinik UKM

img_list
Iim Rusyamsi, MM. Founder Komunitas TDA
Wakil Ketua Komtap Akses Informasi dan Pelatihan UMKM KADIN Indonesia Bidang UMKM, Koperasi dan Ekonomi Kreatif
Pakar Usaha Kecil Menengah UKMSukses.com
Follow detikFinance
Jumat 13 Nov 2015, 07:16 WIB

Punya Tanah 25 Are di Bali, Apakah Cocok Dibuat Homestay?

- detikFinance
Punya Tanah 25 Are di Bali, Apakah Cocok Dibuat Homestay?
Jakarta - Pertanyaan dari pembaca: Saya Perman Sugiarta. Mohon saran dan pertimbangan memulai bisnis Homestay di bali selatan, dengan modal tanah 25 are?

Jawaban:
Dear Pak Perman Sugiarta,

Bisnis yang cukup stabil dan pesat di Indonesia, salah satunya adalah bisnis pariwisata, apalagi di lokasi tanah yang bapak miliki, Bali. Bisnis Homestay memang sangat dibutuhkan oleh para wisatawan yang ingin mencari penginapan alternatif selain hotel.

Selain harga yang murah dibanding hotel, menginap di homestay, memiliki perbedaan sendiri yaitu merasakan pengalaman menginap dengan suasana rumah hunian sehari-hari, dapat menginap dengan keluarga/grup dan seni budaya, tradisional, kearifan lokal yang bisa dirasakan langsung di rumah penginapan homestay tersebut.

Berikut adalah beberapa tips dari saya untuk memulai bisnis homestay sebagai berikut:

- Jika saat ini lokasi yang akan digunakan masih berbentuk tanah, Anda membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk membangun beberapa rumah di tanah seluas 25 are. Jika Anda memiliki modal sendiri untuk membangun 1-2 rumah contoh lebih dahulu, dapat Anda mulai namun jika Anda membutuhkan dana untuk membangunnya, Anda bisa bekerjasama dengan investor dari kalangan Anda atau mengajukan kredit modal ke lembaga keuangan.

- Bisnis homestay adalah bisnis yang menjual fasilitas karena Anda akan bersaing dengan hotel-hotel, vila, guest house, hotel budget, cottage dan losmen. Maka Anda harus menyediakan fasilitas yang baik dan lengkap. Seperti jumlah kamar ada 2-3 kamar untuk setiap rumah homestay, interior/design dan perlengkapan di setiap kamar dan sarana lainnya yang nyaman, kamar mandi yang memadai, parkir, layanan pesanan makan dan penerangan lampu yang baik.

- Suasana homestay harus nyaman, buatlah konsep yang berbeda dan unik agar bisnis homestay Anda menjadi pilihan para wisatawan. Konsep yang memadukan tradisional setempat akan menjadi pilihan yang baik. Berbagai sarana, interior, ornamen, kuliner serta kegiatan yang mencirikan budaya setempat akan menjadi pengalaman tersendiri untuk wisatawan sehingga mereka merasa betah seperti di rumah sendiri.

- Bisnis homestay sangat perlu dilakukan promosi. Lakukan beberapa kegiatan marketing dan promosi seperti penyebaran brosur, pemasangan iklan di media massa, bekerjasama dengan perusahaan travel/biro perjalanan/restoran/objek wisata, membangun website serta sosial media, dan memasang banner iklan di jaringan website pariwisata/tiket penerbangan. Anda harus menyisihkan anggaran untuk kegiatan promosi ini.

- Jika Anda merasa belum mempunyai pengalaman berbisnis homestay secara mandiri, Anda bisa berkonsultasi atau bekerjasama dengan yang sudah ahli atau yang sudah berpengalaman menjalankan bisnis homestay dan masuk ke jaringannya mereka. Ada juga konsep waralaba yang ditawarkan oleh mereka yang telah berpengalaman dan memiliki jaringan bisnis homestay. Pewaralaba yang akan mengoperasikan homestay sehari-hari (full management) atau dengan konsep self management: Anda yang mengoperasikannya, pihak pewaralaba yang akan menyediakan pelatihan, sistem operasi prosedur dan pemasarannya. Tentu dengan sistem ini, Anda harus berbagi keuntungan/royalti dengan pemilik waralaba.

- Jumlah hari hunian di bisnis homestay biasanya hanya sekitar 15-16 hari sebulan, maka Anda juga harus bisa mencari peluang pemasukan keuntungan dari kegiatan bisnis lainnya sehingga dapat memberikan keuntungan yang baik untuk Anda seperti menyediakan : laundry, pemesanan makanan, sewa kendaraan, pemandu wisata, tempat meeting/gathering, pertunjukan tarian/musik tradisional, laynan antar jemput, penjualan tiket, penyediaan souvenir dan peluang lainnya.

- Jangan lupa untuk mengurus perizinan/legalitas seperti domisili usaha, surat izin dari pemerintah setempat, izin lingkungan, perpajakan dan lainnya.

- Pastikan Anda mempunyai database pelanggan yang telah menginap di homestay Anda (bisa berbentuk membership card), sehingga Anda bisa tetap berhubungan dengan mereka, memberikan update terbaru, memberikan informasi promosi, menawarkan kerjasama referal dan lainnya. Dan mereka akan menjadi pelanggan yang loyal untuk bisnis Anda dan mempromosikan bisnis Anda ke rekan-rekannya.

Demikian tips dari saya, selamat memulai usaha baru Anda, semoga sukses.
Artikel ini dijawab oleh Tim UKMSukses.com

(ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed