Follow detikFinance
Jumat 12 Jan 2018, 08:44 WIB

OSO Securities: IHSG Diperkirakan Menguat ke 6.415

Dana Aditiasari - detikFinance
OSO Securities: IHSG Diperkirakan Menguat ke 6.415 Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan hari Kamis (11/01), IHSG ditutup menguat 0.24% ke level 6,386.34. Enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, dimana sektor pertambangan dan keuangan memimpin penguatan masing-masing sebesar 0.93% dan 0.66%.

Penguatan indeks pada menit-menit akhir perdagangan terjadi seiring optimisme pasar menyikapi bantahan dari Menteri Keuangan terhadap Moody's Investor Service terkait pilkada tahun 2018 dan 2019. Menteri Keuangan menekankan bahwa Indonesia akan tetap fokus menjalankan reformasi kebijakan ekonomi ditengah pilkada guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (netbuy) senilai Rp 230.39 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar 0.19% ke level Rp 13,400.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam zona hijau pada perdagangan semalam (11/01). Indeks Dow Jones menguat 0.81% ke level 25,574.73, S&P naik 0.70% ke level 2,767.56, Dan Nasdaq terangkat 0.81% ke level 7,211.78.

Indeks Wall Street berakhir dalam rekor tertinggi seiring penguatan komoditas minyak dan spekulasi atas laporan keuangan kuartal 4 yang akan rilis Jumat pekan ini.

Harga minyak capai rekor tertinggi baru di level US$ 63,54 per barel seiring kekhawatiran pasar terhadap enam gempa melanda Iran dan Irak yang berpotensi
mempengaruhi aktivitas pertambangan minyak diwilayah tersebut.

Adapun gempa terjadi pada kedalaman 10 km dengan skala 5 SR sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah.

Sentimen positif lain yang menjadi penggerak indeks yakni terkait pernyataan dari Presiden AS dan Presiden Korea Selatan yang siap melakukan perundingan dengan
Korea Utara guna mencapai kestabilan di semenanjung Korea.

Beberapa rilis data ekonomi AS yaitu : initial jobless claims per 06 Januari sebanyak 261.000 klaim sedikit mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya yang sebanyak 250.000 klaim, data PPI bulan Desember sebesar 2,6% (yoy) melambat dibanding bulan November yang sebesar 3,1% (yoy), serta laporan dari EIA natural gas stocks change per 05 Januari turun -359 Bcf lebih banyak dibanding penurunan sebelumnya sebesar -206 Bcf.

IHSG ditutup menguat +0.23% ke level 6,386.3 dengan candle bullish. IHSG sepanjang perdagangan bergerak fluktuatif dengan kecederungan bearish ke level terendah 6,344 dan setelah itu ditutup gap up di akhir perdagangan ke level 6,386.

Stochastic, RSI bergerak bullish dan MACD masih positif dengan volume meningkat. IHSG diperkirakan bergerak menguat terbatas di kisaran 6.349 - 6.415. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed