Follow detikFinance
Selasa, 08 Mei 2018 08:45 WIB

OSO Securities: IHSG Berpeluang Menguat ke 5.910

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (07/05), IHSG ditutup menguat 1,60% ke level 5,885.09. Seluruh indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, dimana sektor Barang Konsumsi dan Manufaktur memimpin penguatan masing-masing 5,09% dan 2,90%.

Adapun saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya: HMSP, UNVR, BBCA, BMRI, KLBF Kenaikan pada indeks dikarenakan respon positif para pelaku pasar terhadap rilisnya data GDP kuartal I 2018 yang tumbuh sebesar 5,06% (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan kuartal I 2017 yang sebesar 5.01% (yoy).

Meskipun GDP tersebut dibawah perkiraan namun nampaknya tidak menyurutkan optimisme para investor dan masih menjadi salah satu sentimen positif bagi IHSG.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sebesar Rp 665.81 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0.40% ke level Rp
14.025.

Global Market
Sementara itu, indeks utama bursa Wall St kompak ditutup dalam teritori positif pada akhir perdagangan semalam. Indeks Dow Jones naik 0.39% ke level 24,357.32, S&P terangkat 0.35% ke level 2,672.63, dan Nasdaq memimpin penguatan sebesar 0.77%. Penguatan ini terjadi seiring naiknya saham Microsoft Corp dan Apple Inc.

Adapun penguatan indeks utama tersebut inline dengan naiknya indeks Dollar AS sebesar 0.2% ke level 92.714. Penguatan ini terjadi menyikapi rilisnya beberapa data ekonomi AS yang mulai menunjukkan pertumbuhan.

JCI Prediction
IHSG kembali ditutup anjlok sebesar 1.6% ke level 5,885. IHSG sudah membentuk swing low dengan indikator Stochastic golden cross dan MACD histogram bergerak ke arah positif serta volume meningkat.

IHSG berpotensi menguat terbatas dengan pergerakan di kisaran 5,855-5,910. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed