Follow detikFinance
Rabu, 01 Agu 2018 08:51 WIB

Kiwoom Securities: IHSG Berada di Level 5.893-5.996

Kiwoom Securities - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di level 5,936 (-1,52%). Sektor yang menguat sektor aneka industri (+0,30%) sedangkan sektor yang mengalami penurunan terbesar pada sektor infrastruktur (-4.82%) dan sektor mining (-2,72%). Pada semua perdagangan, investor asing membukukan net buy Rp 268,78 milyar.

Dari dalam negeri, pemerintah membatalkan pencabutan ketentuan alokasi batu bara untuk domestic market obligation (DMO). Sementara dari pasar global akan menanti hasil pertemuan FOMC meeting yang diprediksi tidak akan menaikkan suku bunga acuannya. Namun sikap The Fed akan menjadi acuan tolok ukur kenaikan The Fed pada bulan September nanti.


Sementara Bank of Japan (BoJ) menahan diri dari membuat perubahan besar terhadap kebijakan moneter dan mempertahankan suku bunga jangka pendek di posisi -0,1%. Beralih ke sentimen domestik, data inflasi juga merupakan sesuatu yang layak ditunggu hari ini. Selain itu Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan GDP di kuartal kedua nanti akan berada di 5,17-5,20%. Fokus utamanya adalah menjaga stabilitas ekonomi mendekati pemilu nanti.

Tidak hanya itu, Bank Indonesia (BI) juga akan memperkuat bauran kebijakan moneter untuk menstabilkan rupiah. Tentu hal ini akan menjadi katalis positif bagi Rupiah kita yang sedang terkapar. Secara teknikal kami memprediksi indeks IHSG pada hari ini cenderung terkoreksi berada pada support dan resistance di level 5.893-5.996. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed