Follow detikFinance
Jumat, 24 Agu 2018 08:47 WIB

OSO: IHSG Kami Perkirakan Melemah di Kisaran 5.928-6.025

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (23/08), IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,65% ke level 5.982.99. Delapan indeks sektoral berakhir dalam zona hijau,

dimana sektor Keuangan dan Industri Dasar memimpin penguatan masing-masing sebesar 2,10% dan 1,49%. Adapun saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya: BBCA, BBRI, BMRI, UNVR, INTP.

Penguatan pada indeks terjadi ditengah terdepresiasinya nilai tukar Rupiah sebesar 0,44% menjadi Rp 14,638 per dollar AS.

Adapun pelemahan tersebut terjadi setelah gubernur The Fed mengumumkan Bakan kembali menaikkan tingkat suku bunga AS yang diperkirakan terjadi pada bulan september 2018.

Pelaku pasar asing mhembukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp 548 miliar.

Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di zona merah pada perdagangan kemarin (22/08). Indeks Dow Jones berakhir melemah sebesar 0.30% ke level 25656, S&P tertekan 0.17% ke level 2856 dan Nasdaq turun sebesar 0.13% ke level 7878.

Pelemahan pada indeks utama AS terjadi seiring dengan Presiden Donald Trump yang mengisyaratkan akan berkomitmen terhadap sengketa perdagangannya dengan China sehari setelah kedua belah pihak saling menerapkan tarif baru.

IHSG ditutup menguat sebesar 0,6% ke level 5,982. IHSG ditutup candle bullish dan mendekati resistance terdekat dengan indikator Stochastic bergerak ke area oversold, MACD histogram bergerak ke arah positif dengan volume meningkat tipis.

Kami perkirakan IHSG bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 5,928 - 6,025. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed