Follow detikFinance
Jumat, 21 Sep 2018 08:46 WIB

OSO: IHSG DiprediksiBisa Naik ke 6.000

OSO Securities - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (20/09), IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,98% ke level 5,931.27. Seluruh indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, dimana sektor Industri Dasar dan Manufaktur memimpin penguatan masing-masing sebesar 1,82% dan 1,37%.

Adapun saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya: BBRI, ASII, BMRI, TLKM, HMSP

Kenaikan pada indeks seiring dengan respon positif dari para pelaku pasar setelah adanya statement dari menteri keuangan yang menyatakan optimisme atas pertumbuhan ekonomi 5,2% di tahun ini dapat tercapai, hal ini juga mampu menarik pelaku pasar asing untuk kembali mencatatkan netbuy.

Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp 221 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,18% ke level 14,849

Sementara itu, indeks utama bursa AS kompak ditutup dalam zona hijau pada perdagangan dini hari (20/09). Indeks Dow Jones naik 0.95%, S&P menguat 0.78%, dan Nasdaq terangkat 0.98% didukung kenaikan sektor teknologi.

Optimisme pelaku pasar atas kondisi perekonomian AS yang dirasa mulai menunjukkan perbaikan dengan rilisnya data tenaga kerja yang kuat dengan gaji yang cukup tinggi mendorong kenaikan pada ketiga indeks utama AS.

Selain itu rilisnya data initial jobless claims AS per 15 September sebanyak 201k pengangguran turun dari sebelumnya sebanyak 204k turut menjadi penggerak indeks.

IHSG ditutup menguat sebesar 1% ke level 5,931. IHSG ditutup candle bullish untuk menguji resistance terdekat dengan indikator Stochastic kembali golden cross, MACD histogram bergerak positif dengan volume turun.

Kami perkirakan IHSG kembali menguat dengan pergerakan di kisaran 5,889 -6,003. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed