Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Okt 2018 08:56 WIB

OSO Securities: IHSG Diperkirakan Melemah di 5.669-5.756

OSO Securities - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pada perdagangan awal pekan ini (15/10), IHSG ditutup melemah sebesar 0,51% ke level 5.727,26. Sembilan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Industri Dasar dan Pertambangan memimpin pelemahan masing-masing sebesar 3,68% dan 1,69%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: INKP, UNVR, TKIM, GGRM, TLKM.

Pelemahan pada indeks terjadi di tengah sentimen positif dari rilisnya data neraca perdagangan bulan September 2018 yang tercatat surplus sebesar US$ 0,23 miliar, jumlah tersebut berada di luar ekspektasi para pelaku pasar yang sebelumnya memperkirakan neraca perdagangan Indonesia bulan September masih akan mengalami defisit.

Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (Netbuy) sebesar Rp 340 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,15% ke level 15.200


Sementara itu, indeks utama bursa AS kompak ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan awal pekan ini (15/10). Indeks Dow Jones turun 0.35%, S&P melemah 0.59%, dan Nasdaq tertekan 0.88%.

Pelemahan tersebut terjadi seiring antisipasi pelaku pasar atas kekhawatiran rilisnya laporan keuangan perusahaan yang diperkirakan terkena dampak dari kebijakan suku bunga yang nantinya menekan laba bersih perusahaan.

Adapun pernyataan dari Departemen keuangan terkait defisit AS yang cukup besar turut menjadi pemberat indeks pada perdagangan dini hari.

IHSG ditutup melemah sebesar 0,5% ke level 5.727. IHSG ditutup candle bearish setelah berhasil menutup gap dengan indikator Stochastic berbalik melemah, MACD histogram bergerak ke arah positif dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 5.669-5.756. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed