Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 29 Nov 2018 08:55 WIB

OSO Securities: IHSG Berpeluang Menguat ke 6.058

OSO Securities - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pada perdagangan kemarin (28/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,37% ke level 5.991,25. Sebanyak enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, di mana sektor Industri Pertambangan dan Industri Dasar memimpin pelemahan masing-masing sebesar 2,33% dan 1,62%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks di antaranya: TLKM, UNVR, INKP, UNTR, TKIM.

Pelemahan yang terjadi pada indeks masih cenderung terpengaruhi oleh isu kembali memanasnya perang dagang serta kembali terdepresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, setelah adanya pernyataan dari Wakil Gubernur The Fed terkait dukungan terhadap kebijakan The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya di bulan Desember ini. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih (netbuy) sebesar Rp 235 miliar.


Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0,10% ke level Rp 14.529. Sementara itu indeks utama bursa Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau pada perdagangan kemarin Rabu (28/11). Indeks Dow Jones naik 2,50%, S&P menguat 2,30%, dan Nasdaq terangkat 2,95%. Penguatan indeks sejalan dengan rilisnya data ekonomi AS yang sesuai dengan perkiraan pelaku pasar.

GDP AS kuartal III-2018 tercatat sebesar 3,5% sesuai dengan ekspektasi, selain itu data Wholesale inventories bulan Oktober yang tumbuh 0,7% lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya menunjukkan adanya perbaikan atas permintaan AS. Selain itu adanya pidato dari Jerome Powell yang terkesan lebih dovish juga menjadi sentimen positif atas pergerakan indeks.


Sementara itu dari pasar komoditas minyak mentah, pasokan dilaporkan mengalami pertumbuhan sebanyak 3,57 juta barel atau lebih tinggi dibandingkan perkiraan.

IHSG ditutup melemah sebesar 0,37% ke level 5.991,25. IHSG ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic melemah, MACD line mash bergerak bullish dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG berpeluang bergerak menguat dengan pergerakan di kisaran 5.960-6.058. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed