Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Des 2018 08:50 WIB

OSO Securities: IHSG Diperkirakan melemah ke 6.101

OSO Securities - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pada perdagangan akhir pekan kemarin (14/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 0,13% ke level 6,169.84. Sebanyak enam dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, dimana sektor Pertambangan dan Industri Dasar memimpin pelemahan masing-masing sebesar 0,65% dan 0,62%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BMRI, INKP, TLKM, TKIM, PGAS.

Pelemahan pada indeks sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia Pasific, adapun pelemahan tersebut terjadi setelah adanya laporan beberapa rilis data dari China yang kurang menggembirakan, hal ini memicu kekhawatiran para pelaku pasar ditengah konflik perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang belum terselesaikan.


Sementara dari dalam negeri rilisnya data penjualan mobil bulan November 2018 yang tercatat naik sebesar 4,2% belum mampu membawa IHSG ditutup dalam zona hijau. Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sebesar Rp 84 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,58% ke level Rp 14.581.

Sementara itu indeks utama bursa saham AS ditutup dalam zona merah pada perdagangan akhir pekan kemarin Jumat (14/12). Indeks Dow Jones turun 2,02% ke level 24.100, S&P melemah 1.91% ke level 2.599, dan Nasdaq tertekan cukup besar 2,26% ke level 6.910.

Pelemahan yang terjadi pada indeks utama AS sejalan dengan pergerakan bursa saham global yang juga terkoreksi cukup besar, di mana indeks MSCI seluruh dunia turun 1,58% bahkan hampir menyentuh 5% penurunan dalam dua minggu terakhir.


Adapun sentimen negatif yang menjadi pemberat perdagangan pekan kemarin salah satunya berasal dari kekhawatiran atas data ekonomi global yang lemah sebagai dampak perselisihan dagang AS dan China serta antisipasi atas pertemuan Federal Reserve pada pekan ini. Aktivitas bisnis beberapa negara meliputi Prancis, Jerman, China, menunjukkan perlambatan yang cukup besar yang pada akhirnya menjadi pemicu kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global secara luas.

IHSG ditutup melemah sebesar 0,1% ke level 6.169. IHSG ditutup candle bearish dengan indikator Stochastic di rasio 85% dan MACD histogram bergerak positif dengan volume turun. Kami perkirakan IHSG kembali bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 6.101-6.286. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed