Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 25 Jan 2019 08:50 WIB

Diwarnai Faktor Global, IHSG Diprediksi Melemah ke 6.431

Artha Sekuritas - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguatdilevel 6.466,65 (+0,24%), penguatan didorong oleh sektor aneka industri (+2,42%) dan sektor industri dasar (+0,66%). Penguatan masih didorong olehfenomenaJanuaryeffect.

Sementara itu, investor asing juga tercatat melakukan pembelian bersih sebesar Rp 158 miliar.


Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 24.553,24 (-0,09%), NASDAQ ditutup 7.073,46 (+0,68%), S&P 500 ditutup 2.642,33 (+0,14%). Bursa AS ditutup bercampur, di mana Dow Jones memimpin pelemahan ke level 24.553,24 menurun 22,38 poin atau 0,09%.

Tekanan melemah masih terlihat setelah menteri perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan bahwa persetujuan masih jauh untuk mendapatkan kesepakatan dagang dengan China. Hal ini memberikan dorongan yang negatif bagi para investor walau kondisi bursa sedang diwarnai dengan data keuangan 2018 yang cukup bagus. Bursa Asia diprediksi cenderung menguat walau AS-China belum ada perkembangan yang pasti.


IHSG diprediksi melemah dengan perkiraan resistance di 6.480-6.495 dan support di level 6.431-6.448.

IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal pergerakan tertahan di sekitar resistance upper Bollinger band sehingga rawan terjadi koreksi. Faktor global masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG.



Diwarnai Faktor Global, IHSG Diprediksi Melemah ke 6.431
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed