Mirae Asset Sekuritas: IHSG Diperkirakan Terkendali

Mirae Asset Sekuritas - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 08:55 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

IHSG ditutup melemah -1.2% kemarin karena investor asing membukukan net sell yang cukup besar sebesar IDR1.1tr, yang sebagian dipicu oleh perkiraan pertumbuhan ekonomi 3Q20 oleh Menteri Keuangan antara -2.1% dan 0%.

Investor mencermati keputusan suku bunga kebijakan Bank Indonesia dan prospek ekonominya pada 17 September (ekonom kami memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga kebijakannya). Harga CPO naik 1.7% menjadi MYR2,940/ton, level tertinggi dalam 8 bulan tertinggi didukung permintaan yang lebih tinggi dari China dan India.

AALI dan LSIP adalah counter CPO yang baik untuk menghasilkan uang dengan harga CPO yang menguntungkan. Kami memperkirakan IHSG dalam konsolidasi hari ini.

Indeks AS ditutup menguat pada hari Selasa. Data ekonomi China mendorong sentimen positif. Hasil industri China naik paling tinggi dalam delapan bulan di bulan Agustus, sementara penjualan ritel China naik untuk pertama kalinya tahun ini, kembali ke level sebelum virus korona. Sementara itu, produksi industri AS meningkat 0.4% bulan lalu, melambat dari kenaikan 3.5% Juli.

Treasury AS sedikit berubah saat Fed memulai pertemuan kebijakan dua hari mereka. Harga minyak mentah WTI naik 2.8% menjadi USD38.29/barel meskipun laporan bulanan dari IEA memperkirakan pertumbuhan konsumsi lebih rendah tahun ini.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)