Follow detikFinance
Sabtu 01 Oct 2016, 18:16 WIB

Jadi Gateway Tax Amnesty, Ini Proyeksi Bank CIMB Niaga

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jadi Gateway Tax Amnesty, Ini Proyeksi Bank CIMB Niaga Foto: Rengga Sancaya
Tangerang Selatan - Periode pertama tax amnesty resmi berakhir pada hari Jumat (30/9/2016). Dana tebusan dan repatriasi tax amnesty yang berhasil ditampung melebihi dari ekskpektasi pemerintah dan kalangan pengusaha.

Berdasarkan data statistik Ditjen Pajak, akhir periode pertama tax amnesty tercatat dana repatriasi sebesar Rp 137 triliun dan dana tebusan sebesar Rp 97,2 triliun.

Sebagai salah satu bank persepsi sekaligus gateway, Bank CIMB Niaga juga ikut menampung dana deklarasi dan repatriasi yang masuk pada periode pertama tax amnesty. Sebesar 10% dari dana tax amnesty masuk lewat Bank CIMB Niaga.

"Secara total kita ketahui dari dana penalty yang masuk Rp 97 triliun (tebusan) dan total RP 3.600 triliun deklarasi. Kurang lebih tempo hari mungkin 10% dari kita. Hitungan terakhir akan kita lihat lagi," ujar Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan dalam acara CIMB Niaga XTRA XPO di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (1/10/2016).

Mengingat masih adanya periode kedua dan ketiga tax amnesty, dirinya memperkirakan animo wajib pajak masih cukup tinggi untuk ikut program pengampunan pajak ini. Bahkan di akhir periode pertama tax amnesty Jumat kemarin (30/9/2016), kantor cabang Bank CIMB Niaga buka hingga pukul 21.00 untuk melayani nasabah.

"Tapi ini saya pikir masih akan terus masuk. Mudah-mudahan periode kedua dan ketiga juga animonya cukup besar. Karena kalau kita lihat bank kita sampai jam 9 malam untuk tampung masyarakat ikut tax amnesty," terang Tigor.

Animo masyarakat besar

Menurut Tigor, keberhasilan periode pertama tax amnesty tidak terlepas dari giatnya sosialisasi yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan seluruh jajaran pemerintahan.

"Program tax amnesty berakhir periode pertama, program didorong pemerintahan Joko Widodo dan aparat negara kami sebagai bank gateway dan persepsi nasional mendukung antusias. Program berlangsung dengan baik mendorong animo masyarakat," katanya.

Selain itu, dengan keberhasilan periode pertama tax amnesty kepercayaan industri perbankan terhadap perekonomian Indonesia semakin tumbuh positif. Hal ini dikarenakan banjirnya dana segar dari dana tax amnesty.

"Kami dari CIMB Niaga optimistis dengan prospek bisnis dan industri di Indonesia ke depan," lanjut Tigor.

Masuknya dana tebusan dan repatriasi ke Indonesia tidak hanya berhenti pada periode pertama saja. Animo wajib pajak yang belum ikut program tax amnesty di periode pertama masih dapat ikut di periode kedua dan ketiga dengan tarif tebusan masing-masing 3% dan 5%.

"Akhir tahun akan terus bertambah dan kami berharap juga tahun depan animo masyarakat lebih optimistis," ujar Tigor. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed