Follow detikFinance
Senin 20 Mar 2017, 16:30 WIB

Kemenkeu: Banyak Investor Tanya, Kok RI Belum Investment Grade?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kemenkeu: Banyak Investor Tanya, Kok RI Belum Investment Grade? Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu pembaruan pemeringkatan dari lembaga pemeringkat utang internasional, Standard and Poor's (S&P).

Hingga saat ini, Indonesia belum mendapatkan predikat layak investasi dari S&P, padahal dua lembaga pemeringkat utang lainnya seperti Fitch Rating dan Moody's sudah memperbarui peringkat layak investasi di Indonesia.

Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Loto Ginting mengatakan banyak investor asing yang bertanya-tanya mengapa S&P tak kunjung memperbarui peringkat utang Indonesia.

"Kalau saya ketemu investor malah mereka tanyakan S&P kenapa dia sendiri. Kalau saya dapat persepsinya kita sudah benar-benar layak investment grade, jadi investor malah yang nanya," jelas Loto di Kantor BI, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Loto menambahkan, investor melihat kondisi ekonomi Indonesia membaik. Hal ini tercermin dalam keberlanjutan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah untuk menunjang perekonomian.

"Dia menilai saat ini kita dari sisi pembangunan konsistensinya dianggap negara yang punya reputasi yang baik. Jadi malah investor senang dengan perkembangan Indonesia," kata Loto.

Situasi politik Indonesia sejauh ini pun masih terbilang aman. S&P pun berencana untuk bertamu ke Indonesia untuk memperbarui peringkat utang. "Politik kan aman-aman saja kita kan. Mereka kan rencana mau visit, nanti kita tanyakan," tutup Loto. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed