Follow detikFinance
Selasa 23 May 2017, 13:52 WIB

OJK Tambah 700.000 Agen Laku Pandai Hingga 2020

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
OJK Tambah 700.000 Agen Laku Pandai Hingga 2020 Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Jumlah agen bank tanpa kantor atau yang kerap disebut agen layanan keuangan tanpa kantor (Laku Pandai) saat ini berjumlah 300.000. Hingga 3 tahun ke depan atau di 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan agen Laku Pandai berjumlah 1 juta atau bertambah 700.000.

Tambahan 700.000 agen Laku Pandai akan disebar di berbagai titik yang jauh dari jangkauan bank. Dengan demikian, diharapkan masyarakat semakin mudah memiliki akses keuanhan

"Sekarang agen 300rb kita perlu 3 tahun ke depan 1 juta agen masing masing di pelosok kampung sehinggga rumah agen jadi kantor," jelas Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad dalam Focus Group Discussion Perluasan Akses Keuangan dalam Mendukung Ekonomi Berkeadilan di Double Tree Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).

Agen Laku Pandai memiliki peranan yang cukup penting dalam memperluas akses keuangan kepada masyarakat. Seorang agen Laku Pandai tidak hanya melayani transaksi tabungan dan pembayaran lainnya, juga harus melakukan sosialisasi terhadap produk perbankan kepada masyarakat sekitar tempat tinggalnya.

Oleh karena itu, sebelum ditunjuk menjadi agen sebuah bank, calon agen diberikan pemahaman khusus terkait produk perbankan yang ada di bank dengan harapan nantinya bisa diteruskan kepada masyarakat sekitar.

"Peran agen harus betul-betul berdaya kemampuan memadai, melakukan sosialisasi masyarakat di sekitar kampung," tutur Muliaman.

Menjadi seorang agen bank juga mendapatkan keuntungan materi dari setiap transaksi yang dilakukan. Terlebih lagi, jenis transaksi yang bisa dilakukan di agen bank kian beragam.

Sayangnya, wilayah Indonesia timur masih belum banyak ditemui agen bank dengan minimnya infrastruktur pendukung. Hal ini yang menjadi tantangan OJK dan bank dalam memperluas akses keuangan di timur Indonesia.

"Ini masalahnya agen butuh sinyal yang kuat, (yang sedikit) di Indonesia timur," tutup Muliaman. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed