Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 25 Mei 2017 17:56 WIB

Pengamat: Jangan Sampai Teror Bom Nodai Investment Grade!

Maikel Jefriando - detikFinance
Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bertindak cepat mengatasi teror bom yang baru saja terjadi semalam. Sangat dimungkinkan hal tersebut bisa menodai capaian Investment Grade yang baru saja dinobatkan untuk Indonesia.

Demikianlah disampaikan oleh Kepaa Ekonom dari PT Bank Permata Tbk Josua Pardede kepada detikFinance, Kamis (25/5/2017).

Josua menjelaskan, investor pasar keuangan dimungkinkan bereaksi negatif pada esok hari. Diharapkan sifatnya sementara alias dalam hitungan hari.

"Aksi terorisme dapat mempengaruhi sementara sentimen di pasar keuangan. Meskipun Indonesia baru dinaikkan peringkatnya menjadi layak investasi pada pekan lalu, stabilitas sosial politik dan keamanan nasional perlu terus dijaga. Persepsi investasi serta keputusan investor kedepannya dapat dipengaruhi oleh stabilitas politik dan kondisi keamanan nasional," jelasnya.

Capaian Investment Grade bagi Indonesia menjadi peluang besar bagi pemerintah untuk menarik investor. Baik yang berada di pasar keuangan maupun sektor rill.

Hal lain perlu dilakukan pemerintah adalah dengan fokus pada reformasi struktural yang sudah berjalan sejak 2 tahun terakhir. Begitu juga dengan pemberian insentif kepada investor yang berminat masuk ke dalam negeri.

"Saya mengharapkan keamanan nasional dapat terus ditingkatkan sehingga iklim investasi masih terjaga pasca rating upgrade," paparnya.

Sentimen positif yang mungkin sedikit membantu justru datang dari eksternal. Pasca rapat The Federal Open Market Committee (FOMC), Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) memberikan sinyal bahwa pengetatan kebijakan moneter ke depan akan lebih hati-hati.

"Alhasil dolar AS kembali melemah terhadap mata uang utama dan pasar keuangan regional di Asia cenderung terapresiasi," jelasnya

"Sentimen yang bervariasi ini dari eksternal diharapkan dapat meng-offset sentimen dari dalam negeri pasca serangan teroris tadi malam," terang Josua. (mkj/mca)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com