Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 19 Mar 2018 15:48 WIB

Isi Saldo Go-Pay Kena Biaya Rp 1.000 Per Transaksi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Pengguna layanan uang elektronik dari Go-Jek harus bersiap-siap. Pasalnya mulai 30 April 2018, isi saldo Go-Pay akan dikenakan biaya jasa sebesar RP 1.000.

Mengutip laman resmi Go-Jek disebutkan, isi saldo melalui 7 bank antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Permata, CIMB Niaga, BTN, Mandiri, BNI dan BRI.

Dari pengumuman tersebut, melalui kebijakan ini, GO-PAY ingin mendukung sistem pembayaran di Indonesia, terutama dengan semakin tingginya minat pengguna jasa pembayaran digital. Untuk pengguna yang bertransaksi isi saldo GO-PAY sebelum 30 April 2018 tidak dikenakan biaya jasa apapun.


Biaya isi saldo GO-Pay sebesar Rp 1.000 akan otomatis didebet dari rekening tabungan yang digunakan pengguna untuk melakukan transaksi isi saldo GO-PAY. Pengguna akan menerima nominal saldo GO-PAY secara utuh sesuai nominal yang diinput saat transaksi isi saldo GO-PAY.

Contohnya, jika anda isi saldo menggunakan salah satu dari tujuh bank tersebut sebesar Rp 20.000 maka akan saldo di rekening bank akan terpotong Rp 21.000 dan yang masuk ke saldo GO-PAY tetap Rp 20.000.

Berikut pengumuman di website Go-Jek.

Terima kasih buat kamu yang udah jadi pengguna setia GO-PAY! Mulai tanggal 30 April 2018 nanti, isi saldo GO-PAY melalui 7 Bank (BCA, Permata, CIMB Niaga, BTN, Mandiri, BNI, dan BRI) akan dikenakan biaya jasa sebesar Rp1.000 per transaksi isi saldo. Melalui kebijakan ini, GO-PAY ingin mendukung sistem pembayaran di Indonesia, terutama dengan semakin tingginya minat pengguna jasa pembayaran digital. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com