Follow detikFinance
Selasa, 09 Okt 2018 17:15 WIB

Dolar AS Rp 15.274, BI: Masih Dalam Batas Fundamental

Hendra Kusuma - detikFinance
Dolar AS/Foto: Agung Pambudhy Dolar AS/Foto: Agung Pambudhy
Nusa Dua - Bank Indonesia (BI) memandang nilai tukar rupiah saat ini masih berada pada fundamentalnya, meskipun di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Hal itu diungkapkan oleh Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo disela-sela acara pertemuan internasional IMF-WB 2018 di Nusa Dua Bali, Selasa (9/10/2018).

"Kita masih lihat pergerakan rupiah secara dinamis terjadi di pasar. Itu tetap dalam batas fundamental kita," kata Doddy.


Tekanan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah pagi ini sedikit mereda. Kurs dolar AS pagi ini berada di Rp 15.230. Kemarin dolar AS nyaris Rp 15.300

Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Selasa (9/10/2018). Dolar AS pada hari ini bergerak dari level Rp 15.213 hingga 15.274.

Dody mengungkapkan, Bank sentral tidak akan diam melihat dinamika nilai tukar rupiah ini. Otoritas moneter pun sudah menyiapkan jurus.

"Kita lakukan secara kombinasi dari optimalisasi dengan cadev dan gradual depreciaton. Jadi kita lakukan," ungkap dia


Dody mengaku, fenomena nilai tukar dolar AS ini juga disebut sebagai super dolar. Di mana, banyak investor yang memilih mata uang negeri Paman Sam karena lebih aman saat ketidakpastian global masih terjadi.

"Super dolar kita melihatnya. Inilah hebatnya super dolar. Dalam kondisi negaranya maju, semua memilih dolar. Dalam kondisi negaranya melemah, orang kemudian lari lari. Jadi dalam hitungan, sepanjang trade war berlangsung orang masih melihat safe haven masih di luar," ujar dia. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed