Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Mar 2019 10:43 WIB

Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 123,3 Miliar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Dolar AS/ Selfie Miftahul Jannah Foto: Dolar AS/ Selfie Miftahul Jannah
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia periode Februari 2019 menjadi US$ 123,3 miliar atau naik US$ 3,2 miliar dibandingkan akhir Januari 2019 US$ 120,1 miliar.

Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan menjelaskan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Cadangan devisa berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Junanto dalam keterangan tertulis, Jumat (8/3/2019).


Dia menyebut Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Peningkatan cadangan devisa pada Februari 2019 terutama dipengaruhi oleh penerbitan sukuk global pemerintah, penerimaan devisa migas, dan penerimaan valas lainnya.



"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik, serta kinerja ekspor yang tetap positif," ujar dia.

Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 123,3 Miliar
(kil/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed