Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 21 Jun 2019 14:45 WIB

Hingga Juni Modal Asing Serbu RI Rp 130,24 T

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang masuk ke Indonesia mengalami peningkatan.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan persepsi investor asing ke Indonesia semakin baik. Hal ini tercermin dari credit default swap (CDS) yang turun dari 101,94 menjadi 87,9.

Dia menyebutkan secara year to date (ytd) modal asing yang masuk mencapai Rp 130,24 triliun, terdiri dari surat berharga negara (SBN) Rp 72,96 triliun dan untuk saham Rp 58,95 triliun.

"Dalam minggu terakhir memang investor asing net beli, antara lain memang minggu lalu karena ada lelang SBN demikian juga dalam minggu ini terjadi aliran modal asing yang masuk," ujar Perry di Gedung BI, Jakarta, Jumat (21/6/2019).



Perry mengatakan selama 3 hari, yakni 17 - 20 Juni 2019 aliran modal asing yang masuk ke Indonesia tercatat Rp 23,6 triliun di antaranya Rp 22,6 triliun terdiri dari saham.

"Terutama memang pada beberapa minggu terakhir khususnya masuk ke SBN," jelas dia.

Perkembangan positif pada Juni 2019 didorong persepsi terhadap prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik, termasuk peningkatan sovereign rating Indonesia oleh Standard and Poor's (S&P), di samping prakiraan arah kebijakan moneter global yang melonggar.

Kondisi ini pada gilirannya mendorong kembali aliran masuk modal asing dan memperkuat Rupiah. Ke depan, Bank Indonesia memandang nilai tukar Rupiah akan bergerak stabil sesuai dengan mekanisme pasar yang tetap terjaga.

"Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik, Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, baik di pasar uang maupun valas," katanya.

(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com