Butuh Duit saat Pandemi, Mending Pinjol atau Kartu Kredit?

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 08 Jul 2020 14:57 WIB
kartu kredit
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pandemi wabah COVID-19 telah membuat perekonomian berantakan. Banyak dari masyarakat yang kehilangan pendapatannya, mulai dari PHK hingga pelaku UMKM yang kehilangan pembelinya.

Dalam kondisi sulit ini tentu kebutuhan atas pinjaman uang semakin meningkat. Ada masyarakat yang menarik utang di fintech peer to peer lending atau pinjaman online (pinjol) ada juga yang memanfaatkan kepemilikan kartu kredit.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho menilai sah-sah saja memanfaatkan kartu kredit dan pinjol saat kondisi sedang darurat. Namun dia menekankan kedua hal itu menjadi alternatif terakhir setelah menjual atau menggadaikan barang yang dimiliki.

Jika dibandingkan lebih baik mana pinjol atau kartu kredit?

Andy menjelaskan, jika dilihat dari institusinya tentu kartu kredit lebih unggul dari pinjol. Perusahaan yang mengeluarkan kartu kredit adalah bank-bank yang memiliki legalitas yang jelas.

"Kalau pinjol kan di Juni kemarin saja sudah ada 105 pinjol yang ditindak Satgas Waspada Investasi. Artinya dengan mudah orang bikin pinjol-pinjol baru. Kadang orang malas juga ngecek daftar yang legal di OJK," ujarnya kepada detikcom, Rabu (8/7/2020).


Tapi bukan berarti semua entitas pinjol tidak jelas. Banyak perusahaan pinjol yang legal dan terdaftar di OJK. Bahkan para perbankan besar juga kini mulai masuk ke ranah pinjol dengan mendirikan entitas baru.

"Tapi kartu kredit sudah jelas bank yang menerbitkan siapa, dan paling tidak perusahaan yang sah," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2