Bangkitkan UMKM, bjb Salurkan KUR ke Pengusaha di Tasikmalaya & Garut

Yudsitira Imandiar - detikFinance
Minggu, 12 Jul 2020 20:15 WIB
Gedung Bank bjb
Foto: Dok. Bank bjb
Jakarta -

Bank bjb menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada dua pengusaha di Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Penyaluran tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dalam rangka pelatihan bagi koperasi dan UMKM untuk menghadapi pandemi COVID-19 pada 10-11 Juli 2020.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengungkapkan penyaluran tersebut merupakan bentuk stimulus dari Bank bjb untuk mendukung keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Dengan atau tanpa adanya situasi pandemi, bank bjb memiliki komitmen yang sangat kuat untuk menjadi mitra setia para UMKM untuk bertumbuh dan berkembang. Kehadiran situasi pandemi semakin menguatkan komitmen kami untuk berbagi peran dan beban guna memulihkan situasi perekonomian nasional, khususnya para pelaku UMKM. Penguatan modal UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional menjadi salah satu strategi guna menopang percepatan pemulihan ekonomi," ujar Widi dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2020).

Di Tasikmalaya, penyerahan KUR dilakukan Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Tasikmalaya Achmad Djuansjah didampingi Pemimpin Grup Kredit Program Divisi Kredit UMKM Bank bjb Firman. KUR senilai Rp 100 juta diberikan kepada Sutan Akbar Kusaeri yang menekuni usaha bumbu masakan.

Sementara itu, penyerahan KUR di Garut dilakukan Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Garut Maman Rukmana dan Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi. KUR senilai Rp250 juta diberikan kepada Edi Nurcahyadi yang menekuni usaha kuliner es goyobod.

Selain kepada dua nasabah di Garut dan Tasik, bank bjb juga telah menyalurkan stimulus pembiayaan kepada nasabah UMKM di berbagai daerah yang usahanya terdampak situasi pandemi COVID-19. Beberapa waktu lalu, bank bjb menyalurkan kredit modal usaha kepada nasabah atas nama Aminah yang bergerak di bidang usaha reklame dan toko tas dengan plafon Rp 110 juta. Selain itu, bank bjb juga telah menerbitkan kebijakan relaksasi kredit bagi para pelaku usaha yang terkena dampak ekonomi COVID-19.

Widi mengatakan, bank bjb mengeluarkan sejumlah Inisiatif guna mendukung program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah.

Stimulasi dana segar yang sudah disalurkan diharapkan akan memperkuat ketahanan dan menambah semangat usaha para nasabah. Dengan permodalan yang bertambah, lanjut Widi, diharapkan UMKM dapat mempertahankan atau bahkan memperbesar skala usahanya agar tingkat serapan tenaga kerja dapat terjaga, sehingga perputaran ekonomi warga di tingkat akar rumput tidak terhambat.

"Sebagai dukungan di luar pembiayaan, bank bjb juga rutin menyelenggarakan seminar dan pelatihan dalam rangka program bjb PESAT bagi para pelaku UMKM agar dapat mengonversi tantangan menjadi peluang usaha di tengah pandemi. Salah satunya kami secara konsisten memberi rekomendasi agar para pelaku UMKM lebih serius memanfaatkan ruang pemasaran digital karena model ini semakin relevan di tengah tumbuhnya kebiasaan interaksi baru," kata Widi.



Simak Video "Kominfo Rilis Portal Satu Pintu untuk UMKM Berdagang di e-Commerce"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)