BTN Sudah Restrukturisasi Kredit 20% Nasabah Rp 36 T

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 03 Agu 2020 16:17 WIB
Beli rumah pakai FLPP
Ilustrasi/Foto: Tim Infografis, Luthfy Syahban
Jakarta -

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk (Persero) Pahala Nugraha Mansury menyampaikan, pihaknya sudah melakukan restrukturisasi kredit kepada 230.000 nasabah hingga akhir Juni 2020. Realisasi tersebut mencapai sekitar Rp 36,4 triliun dan paling banyak ditujukan untuk keringanan membayar kredit perumahan rakyat (KPR).

"Saat ini sudah dilakukan restrukturisasi ke 230.000 nasabah, dari berbagai segmen. Yang paling banyak untuk KPR. Jadi sampai akhir Juni, sudah dilakukan restrukturisasi terhadap 230.000 nasabah," ujar Pahala dalam acara Media Briefing, Senin (3/8/2020).

Pahala bilang, kondisi ini masih cukup baik, sebab total nasabah Bank BTN sendiri saat ini mencapai 1,5 juta orang, namun yang mengajukan hanya 230.000 nasabah. Artinya, hanya ada sekitar 15-20% nasabah saja yang mengajukan restrukturisasi kredit. Dengan begitu, Bank BTN sudah bisa menyalurkan kembali kredit ke para nasabahnya.

"Bank BTN ini kan memiliki nasabah kurang lebih sekitar 1,5 juta itu kurang lebih kalau sekarang 230.000 masih di bawah seperlima, masih di bawah 20% bahkan di bawah 15% nasabah-nasabah yang kita lakukan restrukturisasi, jadi kondisi ini masih cukup baik," jelasnya.

Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia tersebut menambahkan, pihaknya masih membuka peluang bagi nasabah yang ingin melakukan restrukturisasi kredit. Namun, dengan syarat terjadinya penurunan pendapatan.

"Masih dimungkinkan dilakukan restrukturisasi kalau nasabah menunjukkan pendapatan mereka mengalami penurunan. Polanya kita lihat, jumlah nasabah yang meminta restrukturisasi di bulan Juli dibandingkan Juni lalu, itu menurun 50% nya," imbuhnya.

"Artinya sudah jauh lebih sedikit yang membutuhkan restrukturisasi di bulan Juli dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Bulan Juli menurun 30% dibandingkan bulan Mei, April dan Mei puncaknya restrukturisasi yang kita lakukan," tandasnya.



Simak Video "Menantu Eks Dirut BTN Jadi Tersangka Gratifikasi!"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)