Bank BUMN Salurkan Kredit Rp 166 T dari Dana Titipan Pemerintah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 02 Nov 2020 15:37 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank BUMN atau Himbara telah menerima penempatan dana pemerintah mencapai Rp 47,5 triliun. Dana tersebut kemudian disalurkan menjadi kredit dengan nilai Rp 166,39 triliun.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam konferensi pers, Senin (2/11/2020).

"Himbara telah mencapai Rp 47,5 triliun, itu penempatan pemerintah, dan penyaluran kreditnya sudah mencapai Rp 166,39 triliun. Jadi sudah lebih dari 3 kali leverage-nya," katanya.

Wimboh melanjutkan, pemerintah menempatkan dana di bank pembangunan daerah (BPD) sebesar Rp 14 triliun. Oleh BPD, dana itu disalurkan menjadi kredit dengan nilai Rp 17,39 triliun.

Bank syariah juga mendapat penempatan dana sebesar Rp 3 triliun. Namun, kredit yang disalurkan baru Rp 1,7 triliun.

"Tentunya masih membutuhkan waktu untuk mencapai leverage sebagaimana dijanjikan. Kami yakin bisa dilakukan bank pembangunan daerah dan bank syariah," sambungnya.

(acd/ara)