Bank Sentral Filipina Potong Suku Bunga ke 2%, Terendah Sepanjang Masa

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 24 Nov 2020 21:20 WIB
Ilustrasi Bendera Filipina
Foto: Internet
Jakarta -

Bank Sentral Filipina atau Bangkok Sentral Pilipinas (BSP) memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 2%. Hal itu membuat suku bunga acuan di Filipina terendah sepanjang masa. Jika diakumulatifkan, BSP sudah memangkas suku bunga acuan sebesar 200 basis poin.

Gubernur Bank Sentral Filipina, Benjamin Diokno mengatakan, penurunan suku bunga acuan sudah lebih dari cukup untuk mendukung pemulihan ekonomi hingga tahun 2021.

"Pada titik ini, berdasarkan bukti kami dan berdasarkan perkembangan. Saya pikir pemangkasan 200 basis poin tahun ini lebih dari cukup untuk membawa kami melewati tahun depan," kata Diokno seperti yang dikutip dari CNBC, Selasa (24/11/2020).

Pemangkasan suku bunga acuan, berdasarkan laporan BSP, selain untuk pemulihan ekonomi dari COVID-19 juga untuk pemulihan akibat bencana alam yang belakangan ini terjadi di Filipina.

Meski sudah memangkas suku bunga ke level paling rendah, Diokno menyebut kondisi ekonomi dunia masih penuh ketidakpastian. Sebab, kasus COVID-19 masih meningkat di eropa dan Amerika Serikat (AS).

Dia mengungkapkan, ketidakpastian dunia bisa bertahan hingga kuartal pertama tahun 2021. Di kuartal II tahun depan, dia memperkirakan ekonomi Filipina rebound dengan pertumbuhan ekonomi antara 6,5% sampai 7,5% hingga akhir tahun 2021. Angka itu juga sebagai pembalikan dari pertumbuhan ekonomi tahun ini yang diproyeksi terkontraksi 9%.

(hek/dna)