Harga Bitcoin Melejit Lagi, Sekarang Tembus Rp 282 Juta

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 02 Des 2020 10:27 WIB
Ribuan Warga Australia Adukan Kasus Penipuan Bitcoin
Foto: Australia Plus ABC
Jakarta -

Mata uang digital, bitcoin diperdagangkan pada nilai tertinggi mencapai US$ 19.920,53 setara Rp 282 juta (kurs Rp 14.190). Menurut penyedia data Coindesk harga bitcoin telah meningkat lebih dari 170% sejak awal 2020.

Mengutip dari BBC, Rabu (2/12/2020) mata uang virtual ini membutuhkan waktu hampir tiga tahun untuk melampaui rekor sebelumnya yakni pada harga US$ 137.

Analis menyarankan investor memanfaatkan bitcoin sebagai "aset safe haven" atau sebagai aset investasi pelindung di tengah krisis pandemi COVID-19. Namun analis lain memperingatkan jika sebagai pelindung nilai bitcoin bergerak tidak stabil.

Seperti sebelumnya dalam waktu kurang dari sehari nilai bitcoin sempat turun di bawah US$ 3.300 dari harga tertinggi sebelumnya. Nilai bitcoin sempat turun dan harga menjadi US$ 18.300 pada Selasa (1/12/2020). Sampai akhirnya beberapa jam kemudian mencapai titik rekor harga tertinggi hampir US$ 20.000.

Ada beberapa faktor yang mendukung kenaikan nilai bitcoin yakni dari platform PayPal sejak Oktober telah mengizinkan penggunanya membeli dan menjual bitcoin. Selain itu, sejumlah investor institusional besar yang menyatakan minat untuk membeli bitcoin. Guggenheim Partners, sebuah perusahaan Wall Street juga mengumumkan telah berinvestasi senilai US$ 530 juta di bitcoin.

Faktor lainnya lagi adalah tingkat khawatir investor melihat upaya bank sentral menangani COVID-19 akan memicu inflasi. Emas dan logam mulia biasanya digunakan untuk melindungi nilai dari risiko tersebut. Kini investor menganggap bitcoin juga bisa menyelamatkan kondisi saat ini.

(fdl/fdl)