Nggak Takut Inflasi, Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga di Level Terendah

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2021 08:38 WIB
Jerome Powell
Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

Bank Sentral AS, Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunganya. The Fed juga meyakinkan investor bahwa mereka tidak memiliki rencana jangka pendek untuk menaikkan suku bunga acuan.

Melansir CNN, Kamis (28/1/2021), suku bunga AS diperkirakan akan tetap pada rekor terendah saat ini selama beberapa waktu ke depan. Tujuannya untuk memfasilitasi pemulihan ekonomi.

Beberapa investor khawatir suku bunga rendah akan mendorong inflasi dan potensi taper tantrum dalam waktu dekat. Tetapi Fed meredakan kekhawatiran itu.

Gubernur the Fed Jerome Powell meyakini, inflasi AS sangat rendah selama bertahun-tahun ke depan. Mungkin ada ledakan aktivitas belanja ketika ekonomi dibuka kembali, yang mungkin saja menyebabkan harga konsumen naik. Tetapi Bank Sentral AS itu mengharapkan efek ini bersifat sementara.

"Kami tahu apa yang harus dilakukan dengan inflasi yang lebih tinggi," kata Powell.

Kalau pun The Fed akan menaikkan suku bunga, Powell memastikan semua pihak akan tahu lebih dulu. The Fed akan menyampaikannya jauh-jauh hari sebelum keputusan itu diambil.

"Tidak ada yang akan terkejut saat waktunya tiba," kata bos Bank Sentral AS.

CEO dan kepala strategi Quill Intelligence, Danielle DiMartino Booth menilai kekhawatiran inflasi bukanlah alasan untuk berhenti mendukung pemulihan ekonomi. Dia lebih khawatir ekonomi tidak pulih secara penuh.

(das/fdl)