Profil Dewas-Direksi BPJS Kesehatan, dari Achmad Yurianto hingga Ali Ghufron

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 22 Feb 2021 11:47 WIB
Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (22/4/2020). Pemerintah membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan mengikuti keputusan Mahkamah Agung (MA) nomer 7 tahun 2020 tentang pembatalan kenaikan iuran jaminan kesehatan per satu April 2020 bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja (PB).
Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar

Dewan Direksi BPJS Kesehatan

1. Ali Ghufron Mukti sebagai Direktur Utama

Pria lulusan FK UGM ini sebelumnya duduk sebagai Wakil Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu. Saat mantan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih wafat pada 2012, Ali juga pernah menjadi pejabat sementara Menteri Kesehatan.

2. Andi Afdal sebagai Direktur

Nama Andi Afdal sudah tidak asing di lingkungan BPJS Kesehatan. Dia sebelumnya menjabat sebagai Deputi Direksi Bidang Manajemen Data dan Informasi di BPJS Kesehatan

3. Arief Witjaksono Juwono Putro sebagai Direktur

Sama seperti Andi, Arief juga diangkat dari tubuh BPJS Kesehatan sendiri. Dia naik jabatan dari sebelumnya sebagai Deputi Direksi Bidang Treasury dan Investasi BPJS Kesehatan.

4. David Bangun sebagai Direktur

Nama David Bangun sudah malang melintang di perusahaan-perusahaan komunikasi ternama. Dia sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Viva Media Baru pada periode Agustus 2020-Februari 2021, dia juga menjabat sebagai komisaris PT Gihon Telekomunikasi Indonesia pada Juli 2020-Februari 2021.

Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Digital dan Strategic Portofolio di PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Pernah juga menjadi CEO di PT Dayamitra Telekomunikasi. Namun paling lama dia berkarir di Telkom selama 22 tahun.

5. Edwin Aristiawan sebagai Direktur

Edwin memiliki karir panjang di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom). Dia pernah duduk di berbagai jabatan di BUMN itu mulai dari general manager hingga menjadi Direktur Wholesale and International Service (WINS).

6. Lily Kresnowati sebagai Direktur

Sosok wanita satu-satunya di jajaran direksi BPJS Kesehatan ini merupakan ahli coding. Dia sebelumnya bekerja sebagai Direktur Eksekutif Center of Coding Excellence di PT Cokro Cendekia Indonesia.

7. Mahlil Ruby sebagai Direktur

Mahlil Ruby sebelumnya bekerja sebagai Health Advisor dalam kinerja program di RTI International yang merupakan lembaga independen dan non-profit dalam riset yang fokus pada pengembangan kondisi manusia.

Dia juga pernah aktif di berbagai lembaga dunia yang punya program kesehatan seperti di GIZ dan USAID sebagai konsultan hingga senior expert.

8. Mundiharno sebagai Direktur

Mundiharno kembali dipercaya duduk di kursi dewan direksi BPJS Kesehatan. Dia sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan sejak 2016-2021.

Halaman

(das/fdl)