Dapat iming-imingi Gandakan Uang? Awas Tertipu Duit Palsu

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 22 Mar 2021 18:15 WIB
Bareskrim Mabes Polri merilis barang bukti terkait oknum Bea Cukai Tanjung Mas. Satu orang berinisial JH dan uang ratusan juta rupiah berhasil diciduk.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Tawaran mendapat banyak uang dengan cara instan terkadang memang menggoda. Salah satunya adalah iming-iming menggandakan uang. Anda patut mencurigai bila ada orang yang menawarkan hal semacam itu karena bisa-bisa yang diberikan uang palsu.

Agar tidak tertipu, Anda perlu mengenali perbedaan uang asli dan palsu. Seperti yang pernah dijelaskan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi.

Pertama, uang asli memiliki benang berupa plastik yang tertanam dalam uang kertas. Plastik itu menyatu dengan uang kertas.

"Ada benang pengamannya, benang ini berupa plastik yang ditanam di dalam uang kertas," kata Rosmaya di Rest Area KM 57, Karawang 2019 lalu.

Selain itu, uang asli dipastikan memiliki watermark alias tanda air berbentuk wajah pahlawan. Tanda air tersebut hanya bisa dilihat saat uang diterawang, karena dibentuk dari gabungan antara permukaan uang yang tebal dan tipis.

Kemudian, ada tanda tuna netra yang unik karena bentuknya timbul dan hanya bisa dibuat dengan cat tertentu, bukan tinta. Selain itu ada rectoverso cetakan logo BI yang putus apabila hanya melihat satu sisi, namun kalau diterawang akan tersambung.

"Tanda untuk tuna netra seluruh pecahan beda ini, dibikin pakai cat timbul. Jadi susah dipalsukan. Lalu ada rectoverso alias cetakan dua arah, kalau diterawang akan presisi logo BI-nya, ini kan kalau satu sisi lihatnya logo BI masih putus nggak sambung," papar Rosmaya.

Terakhir apabila disinari lampu UV dari bawah ada permukaan uang yang berpendar, mulai dari angka seri hingga beberapa unsur lain.

"Kalau pakai alat bantu lampu UV nanti ada bagian memendar. Beberapa di antaranya di angka seri akan menyala, dan beberapa pendar lainnya," tambah Rosmaya.



Simak Video "Waspada! Uang Palsu Beredar Jelang Lebaran, Pelakunya Tertangkap di Tasikmalaya"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)