Naik 43,1%, Allianz Life Bayar Klaim & Manfaat Rp 11,2 T di 2020

Angga Laraspati - detikFinance
Rabu, 02 Jun 2021 14:58 WIB
Logo Allianz di gedung Allianz, Jl rasuna Said Jakarta
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

PT. Asuransi Allianz Life Indonesia menyampaikan laporan keuangannya pada tahun 2020. Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia, Cui Cui mengatakan di tahun 2020 Allianz Life Indonesia berhasil meraih capaian yang positif.

Seperti pada klaim dan manfaat yang dibayarkan, Allianz Life telah membayarkan sebanyak 192.000 kasus klaim dengan total sebesar Rp 11,2 T. Angka tersebut naik dengan persentase 2 digit dari tahun 2019.

"Angka ini naik 43,1% dari tahun sebelumnya 2019 atau sebesar Rp 7,8 T. Kinerja ini kami lanjutkan pada kuartal 1 2021 dengan jumlah klaim dan manfaat sebesar Rp 4,6 T," kata Cindy, sapaan Cui Cui dalam virtual konferensi pers kinerja Allianz Life Indonesia, Rabu (2/6/2021).

Lebih lanjut, Cindy menuturkan kenaikan pembayaran tersebut terjadi akibat adanya pandemi COVID-19 yang terjadi pada sekitar awal bulan Maret tahun 2020. Setidaknya sebagian dari total klaim berkaitan dengan COVID-19.

"Jadi jika kita melihat klaim yang dibayarkan pada tahun 2020 baik di klaim asuransi kehidupan maupun klaim kesehatan terkait COVID-19 berjumlah sekitar 5% dari total klaim yang kita bayarkan," tutur Cindy.

Di sisi lain, Cindy juga mengatakan Allianz Life juga berhasil meraih pendapatan premi bruto sebesar Rp 16,9 T di tahun 2020. Angka tersebut naik sebesar 27,8% dari tahun 2019 yang berada di angka Rp 13,2 T.

"Kenaikan juga terjadi di kuartal pertama 2021 dari pendapatan premi bruto yang naik 6,2% yaitu sebesar Rp 6,41 T. Ada juga Annual Premium Equivalent (APE) yang ikut naik sebanyak 29% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019," ungkap Cindy.

Terkait total hasil investasi di tahun 2020, Allianz Life sukses mendapatkan Rp 2,6 T atau naik dari tahun 2019 yaitu Rp 2,4 T. Pendapatan di tahun 2020 juga ikut naik sebesar Rp 18,8 T dari tahun 2019 yang berada di angka Rp 15,1 T.

Di samping itu, bila merujuk pada Rasio Solvabilitas (RBC), laporan keuangan Allianz Life khususnya pada masa turbulensi akibat pandemi COVID-19 dapat tetap dijaga dan mampu meraih catatan yang impresif.

"Untuk RBC, kami mencapai 472% di tahun 2020, angka ini berada jauh di atas regulasi minimum yang ditetapkan yaitu sekitar 120%," tambahnya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen menambahkan untuk jumlah nasabah dari Allianz Life pada tahun ini mengalami pertumbuhan yaitu sekitar 5%.

"Meningkat menjadi lebih dari 657.000 nasabah dengan total tertanggung lebih dari 8,3 juta tertanggung. Apa bedanya? customer itu kita hitung dihitung dari jumlah kontrak, jadi contohnya kalau ada nasabah berupa grup atau perusahaan kami hitung 1. Sedangkan tertanggungnya adalah anggota-anggotanya. Jadi kami terakhir di tahun 2020 telah mengasuransikan 8,3 juta tertanggung," imbuh Karin.

(prf/hns)