Pertama Kalinya, Bank Wakaf Mikro Bakal Hadir di Bengkulu

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 20 Jun 2021 15:27 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin meresmikan Bank Wakaf Mikro (BWM) Ahmad Taqiuddin Mansur (ATQIA) di Pondok Pesantren NU Al-Manshuriyah Talimusshibyan, NTB, Kamis (20/2/2020).
Foto: Istimewa/Wapres
Jakarta -

Bank Wakaf Mikro (BWM) untuk pertama kalinya akan hadir di Bengkulu tahun ini. Sejak diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2017, keberadaannya sudah ada di 61 titik yang tersebar di 19 provinsi.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mentargetkan Bank Wakaf Mikro akan hadir di Bengkulu pada 3-4 bulan ke depan. "Namun, perlu disaring betul lembaga yang nantinya menjalankan BWM ini," katanya dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Senin (20/6/2021).

Asisten Staf Khusus Wakil Presiden, Yulian Hadromi mengatakan Bank Wakaf Mikro bisa membantu mengurangi kemiskinan karena model bisnisnya yang memberikan akses pemodalan bagi masyarakat kecil yang belum memiliki akses pada lembaga keuangan formal.

"Hal ini selaras dengan Program Kerja Wapres RI, KH Ma'ruf Amin antara lain UMKM, Ekonomi Keuangan Syariah serta Pengentasan Kemiskinan. Oleh karenanya kami terus mendorong BWM ini dapat segera berdiri di bumi Raflesia," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu, Tito Adji Siswantoro menyebut kehadiran Bank Wakaf Mikro bisa mendorong ekonomi masyarakat di sekitar pesantren untuk peningkatan usaha mikro di sekitarnya.

Berdasarkan catatan OJK, realisasi pembiayaan Bank Wakaf Mikro mencapai Rp 67,4 miliar per Juni 2021 disalurkan lebih kepada 45 ribu nasabah.

"Kita terus perkuat manfaat BWM (Bank Wakaf Mikro) ini dengan pembinaan-pembinaan sehingga bisa menaikkan para pengusaha mikro ini ke kelas yang lebih tinggi," jelasnya.

Keberadaan Bank Wakaf Mikro di Bengkulu nanti akan menjadi salah satu dari beberapa program pemda Bengkulu didalam mendukung UMKM selain program Desa Wisata (Dewi) dan Desa Digital (Dedi) yang saat ini sedang berlangsung.

"Sebagaimana diketahui, jargon Dewi dan Dedi untuk pertama kali disampaikan oleh KH Ma'ruf Amin dalam debat Capres dan Cawapres (13/04/2019) dan inilah saatnya untuk merealisasikan program (Bank Wakaf Mikro)tersebut di Bengkulu," tandasnya.

(aid/dna)