Follow detikFinance
Senin 16 Jan 2017, 08:34 WIB

Bisnis Pernak-pernik Magnet Kulkas Beromzet Rp 50 Juta/Bulan

Yulida Medistiara - detikFinance
Bisnis Pernak-pernik Magnet Kulkas Beromzet Rp 50 Juta/Bulan Foto: Dok. TechnoCraft
Jakarta - Berawal dari hobi koleksi aneka miniatur, Megawati Suganda bersama suaminya punya ide untuk membuat pernak-pernik magnet kulkas. Ide ini diwujudkan menjadi sebuah bisnis di 2009 dengan mendirikan TechnoCraft Indonesia.

"Terinspirasi dari hobi miniatur, suami saya itu kerja sebagai arsitek. Kalau kita lihat lebih banyak produk asing. Kalau produk buatan Indonesia belum ada yang bikin waktu itu, lalu kita kepikirannya desainnya khas Indonesia," kata Megawati, kepada detikFinance, awal bulan ini.

Dalam menentukan desain produk, Mega dan suaminya berpatokan pada produk atau merek yang lagi ngetren di masyarakat. Setelah dikaji dan layak produksi, maka desain dibuat.

Awalnya, ia belum memiliki mesin pencetak sehingga harus dilakukan manual dengan produksi yang terbatas. Tapi, seiring berkembangnya usaha, ia bisa memiliki sekitar 5 mesin. Misalnya mesin pencetak dan mesin pengecil miniatur untuk membentuk magnet kulkas.

Bisnis Pernak-pernik Magnet Kulkas Beromzet Hingga Rp 50 Juta/BulanFoto: Dok. TechnoCraft

Proses pengerjaan dimulai dari desain manual, lalu dicetak, kemudian dikecilkan menjadi miniatur. Prosesnya membutuhkan waktu sekitar 7 Kali 24 jam untuk membentuk master sebelum diproduksi menjadi banyak. Jika telah diproduksi massal, mesin tersebut bisa memproduksi hingga jumlah ribuan.

Produk magnet kulkas yang dihasilkan beraneka ragam, sekitar 500 desain. Mulai air mineral, soft drink, hingga makanan seperti Indomie. Rata-rata produknya dijual berkisar Rp 10.000- 35.000, dengan ukuran antara 5 cm- 7 cm.

Berbekal modal Rp 30 juta, kini Megawati dan suaminya mampu meraup omzet hingga Rp 50 juta per bulan. Selain itu, dibantu pula oleh 20 orang karyawan.

Bisnis Pernak-pernik Magnet Kulkas Beromzet Hingga Rp 50 Juta/BulanFoto: Dok. TechnoCraft

"Dulu kecil modalnya sekitar Rp 30 juta-an, untuk beli bahannya saja. Kalau mesin waktu sudah jalan beberapa tahun baru kita beli," kata Megawati.

Agar produknya makin dikenal, Megawati tak lupa ambil bagian dalam beberapa ajang pameran kerajinan di Jakarta Convention Center (JCC) dan Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD, Tangerang. Selain itu, ia juga memasarkan produknya di sentra perbelanjaan maupun lokasi wisata di Bandung.

"Kita biasa buka di pameran, di mal seperti Kota Kasablanka, tapi tidak tetap misalnya hanya 2 bulan saja. Kalau menetap di floating market Lembang atau di farm house," ujar Mega

Bisnis Pernak-pernik Magnet Kulkas Beromzet Hingga Rp 50 Juta/BulanFoto: Dok. TechnoCraft

Selain dalam negeri, produk magnet kulkas juga dipesan konsumen dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Timur Tengah. Jika tertarik dengan produk magnet kulkas TechnoCraft, bisa mengunjungi situs magnetkulkas.com. Untuk alamat TechnoCraft di Jl. Waringin nomor 21, Bandung.

(hns/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed